¶«¾©ÈÈ

¶«¾©ÈÈ Official Website

Tim Ekspedisi Patriot UNAIR Dampingi Kader Posyandu Wujudkan Masyarakat Sehat di Prafi 

Koordinasi Tim Tiga Ekspedisi Patriot UNAIR bersama Kepala Puskesmas Prafi SP4 (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Tim Tiga Ekspedisi Patriot ¶«¾©ÈÈ (UNAIR) memulai rangkaian pendampingan masyarakat di kawasan transmigrasi Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Langkah awal dilakukan melalui koordinasi dengan Kepala Puskesmas Prafi SP4, Ferdinan E Woof SKM, guna memetakan kebutuhan pelayanan kesehatan, kapasitas kader Posyandu, serta potensi penguatan ekonomi keluarga kader.

Ketua Tim Tiga Ekspedisi Patriot UNAIR, Dr Muthmainnah SKM MKes menjelaskan bahwa seluruh program disusun berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat. Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi kunci agar program pendampingan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Kami akan mulai dengan mendengar dan mengenali potensi setiap kader. Setelah potensinya diketahui, kami akan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar kader memperoleh pembinaan yang sesuai. Baik dalam pengembangan keterampilan, pengolahan produk, pengemasan, maupun pemasaran,” ujar Muthmainnah.

Koordinasi bersama Puskesmas Prafi SP4 menjadi dasar penyusunan program peningkatan kapasitas kader Posyandu. Tim akan melakukan asesmen terhadap pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman kader sebelum merancang pelatihan yang sesuai dengan kondisi masyarakat setempat.

Materi pendampingan direncanakan mencakup keterampilan dasar pelayanan Posyandu, komunikasi kesehatan, pencatatan dan pelaporan, pemantauan tumbuh kembang, hingga promosi perilaku hidup bersih dan sehat. Pendampingan tersebut harapannya mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

“Harapan kami, kader tidak hanya semakin terampil dalam memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga lebih mandiri secara ekonomi. Ketika keluarga kader semakin kuat, semangat dan keberlanjutan pengabdian mereka kepada masyarakat juga dapat semakin terjaga,” jelas Muthmainnah.

Selain pelatihan, tim juga merencanakan pemeriksaan kesehatan bagi kader Posyandu. Hal tersebut menjadi sebuah upaya untuk memastikan para penggerak kesehatan masyarakat tetap berada dalam kondisi sehat saat menjalankan tugasnya.

Tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas kesehatan, Tim Tiga Ekspedisi Patriot UNAIR juga mengembangkan program pemberdayaan ekonomi keluarga kader. Tim akan memetakan potensi usaha lokal agar pembinaan yang mereka berikan sesuai dengan minat, keterampilan, dan sumber daya masing-masing kader.

Melalui kolaborasi dengan Puskesmas, pemerintah kampung, serta berbagai perangkat daerah, program ini harapannya mampu menciptakan kader Posyandu yang sehat, percaya diri, sekaligus berdaya secara ekonomi. Pendampingan tersebut juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 5 (Kesetaraan Gender), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

“Kami berharap program ini tidak berhenti pada pelatihan, tetapi mampu melahirkan kader Posyandu yang semakin berdaya, sehat, dan menjadi penggerak pembangunan kesehatan masyarakat di kawasan transmigrasi Prafi,” pungkas Muthmainnah.

Penulis: Dheva Yudistira Maulana

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT