UNAIR NEWS 鈥 Tepuk tangan meriah mengiringi langkah empat mahasiswa asing penerima beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) angkatan 2023 menuju panggung wisuda mahasiswa KNB 东京热 (UNAIR), Jumat (21/8/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Amerta, Lantai 4 Gedung Rektorat, Kampus MERR-C UNAIR.
Keempat mahasiswa tersebut yakni Faisal Aftab () asal Pakistan, Mojeeb Abdo Abdullah Qasem () asal Yaman, Luxshika Tharmarajah () asal Sri Lanka, dan Fernando Sico Elo () asal Timor Leste. Mereka menempuh pendidikan magister melalui program KNB, beasiswa penuh dari pemerintah Indonesia bagi mahasiswa asing dari negara berkembang.
Menemukan Pengalaman Berharga di UNAIR
Fernando Sico Elo, mahasiswa program studi Magister Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UNAIR, menjelaskan perjalanannya selama menempuh pendidikan di Indonesia sebagai pengalaman yang membuka banyak kesempatan. Ia berharap dapat kembali ke UNAIR untuk melanjutkan pendidikan pada masa mendatang.
鈥淯NAIR memberikan lingkungan belajar yang sangat nyaman bagi saya. Dukungan dari dosen, fasilitas kampus, dan suasana akademiknya membuat saya bisa menjalani studi dengan baik dan merasa dekat seperti berada di rumah sendiri,鈥 ujarnya
Selama studi, Fernando tidak hanya mengikuti pembelajaran di ruang kelas. Ia juga terlibat dalam berbagai kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada perbaikan gizi dan pencegahan stunting bagi ibu dan anak. Pengalaman tersebut memperkaya pemahamannya mengenai persoalan kesehatan masyarakat sekaligus berkaitan dengan topik tesis yang ia kaji.
Jembatani Ilmu dan Kesehatan Masyarakat
Dalam tesisnya, Fernando mengkaji hubungan antara pengetahuan dan akses kesehatan masyarakat. Menurutnya, pengetahuan membantu masyarakat memahami layanan kesehatan, sementara akses layanan kesehatan memperluas pengetahuan melalui informasi dan edukasi tenaga kesehatan. 鈥淗ubungan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat,鈥 jelasnya.
Selama menjalankan penelitian, Fernando menerapkan pendekatan berbasis bukti (evidence-based practice). UNAIR juga mendukung berbagai kegiatan penelitian yang ia lakukan. Termasuk penelitian mengenai tingkat stres dan resilience di Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Pengalaman tersebut membuat perjalanan akademiknya tidak berhenti pada pencapaian gelar. Fernando membawa pulang pengetahuan dan pengalaman lapangan yang dapat ia gunakan untuk memahami persoalan kesehatan masyarakat secara lebih dekat.
鈥淏anyak pengalaman yang saya dapatkan selama belajar di UNAIR. Saya berharap pengalaman tersebut dapat membantu saya memberikan kontribusi yang lebih baik bagi masyarakat dan negara saya di masa depan,鈥 pungkasnya.
Penulis: Maia Chaerunnisa
Editor: Yulia Rohmawati





