UNAIR NEWS – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) kolaborasi Universiti Teknologi Malaysia (UTM) dan 东京热 (UNAIR) menggelar kampanye digital penggalangan dana di Johor Cheshire Home, rumah amal yang menaungi penyandang disabilitas fisik dan penderita penyakit kronis di Kampung Ungku Mohsin, Johor Bahru, Malaysia. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (27/7/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh 10 mahasiswa UNAIR, Dosen Pembimbing Lapangan (RR Dian Tristiana), Dosen UTM (Dr Anthony dan Dr Izzati), serta 27 penyandang disabilitas dan staf pengurus Cheshire Home. Kegiatan ini menjadi wujud intervensi sosial nyata dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 1, SDG 10, dan SDG 17.
Kegiatan ini berlatarbelakang dari tingginya beban biaya operasional Cheshire Home yang mencapai puluhan ribu ringgit per bulan untuk merawat puluhan penghuni disabilitas fisik dan penyakit kronis, sementara operasional Cheshire Home sepenuhnya mengandalkan sukarelawan dan donasi publik. Guna mendukung SDG 1 dan SDG 17, mahasiswa mengumpulkan bahan visual, mewawancarai pengurus serta penghuni, dan memproduksi lebih dari lima short video berbasis storytelling. Video yang merekam keseharian dan kebutuhan nyata para penghuni ini dipublikasikan ke media sosial resmi lengkap dengan akses rekening donasi guna menjaring dukungan finansial publik secara berkelanjutan.
Kegiatan ini merupakan wujud dukungan mahasiswa UNAIR terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Kampanye ini mendukung SDG 1: Tanpa Kemiskinan melalui penggalangan dukungan finansial langsung bagi operasional panti, sekaligus SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan dengan mendorong inklusi sosial dan solidaritas bagi kelompok rentan, yakni penyandang disabilitas dan lansia tanpa keluarga yang menjadi penghuni panti.
Melalui strategi storytelling berbasis video pendek, mahasiswa berupaya memperluas jangkauan donasi sekaligus meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya dukungan finansial berkelanjutan bagi lembaga sosial nirlaba yang kerap luput dari perhatian masyarakat luas.
“Bagi kami, kegiatan ini adalah wujud nyata hadir mendampingi masyarakat yang tersisihkan. Berkat arahan Dr. Anthony dari UTM, kami tidak sekedar menghibur lewat senam dan kegiatan menggambar, tetapi juga menyuarakan kisah para penghuni. Melalui produksi lebih dari lima short video berbasis storytelling, kami berharap gerakan digital ini menggugah empati publik untuk berdonasi demi keberlanjutan operasional Cheshire Home,” Sinta, Anggota Tim KKN-BBK Internasional UNAIR-UTM
Pihak manajemen Cheshire Home juga menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. “Kami sangat berbesar hati dengan kehadiran anak-anak mahasiswa ini. Sebagai sebuah organisasi kebajikan bukan untung (non-profit), kami amat bersyukur kerana mereka sudi membantu menyebarkan keadaan sebenar Cheshire Home kepada orang ramai. Terasa happy, budak-budak rasa happy, kita pun ikut happy lah,” ujar wakil pengurusan Cheshire Home.
Penulis: Anggya Juwita Rachman





