UNAIR NEWS – ¶«¾©ÈÈ (UNAIR) menggelar pengukuhan mahasiswa baru program Doktor, Magister, Subspesialis, Spesialis, dan Profesi untuk Tahun Ajaran 2026/2027 di Airlangga Convention Center, Kampus MERR C UNAIR pada Kamis (6/8/2026). Acara ini dihadiri langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Republik Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat, yang menyampaikan orasi ilmiah mengenai pentingnya kedaulatan ekologis dan kepemimpinan berintegritas.
Dalam orasinya, Mohammad Jumhur Hidayat menekankan bahwa kehadiran civitas akademika di perguruan tinggi merupakan kunci utama dalam menentukan arah dan masa depan bangsa. Ia mengajak para mahasiswa untuk tidak memandang disiplin ilmu secara terkotak-kotak, melainkan menggunakan cara berpikir ekologis.
Menghadapi Tantangan Zaman dan Krisis Lingkungan
Menteri Lingkungan Hidup menyoroti perkembangan pesat teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) yang mengubah pola kerja dan komunikasi manusia. Namun di sisi lain, dunia harus berhadapan dengan krisis ekosistem yang makin kompleks, mulai dari perubahan iklim, pencemaran udara, krisis air, hingga persoalan sampah.
Jumhur menegaskan bahwa isu lingkungan tidak bisa terisolasikan sebagai sektor yang berdiri sendiri, melainkan menjadi fondasi bagi seluruh pembangunan nasional.
“Kemajuan ekonomi tidak boleh dibayar dengan kerusakan ekologis. Kita harus meninggalkan cara berpikir seolah-olah harus memilih antara pertumbuhan ekonomi atau memelihara lingkungan. Kita harus membangun ekonomi yang justru tumbuh karena lingkungan dijaga,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa konsep green jobs atau pekerjaan hijau tidak hanya untuk ahli lingkungan. Green jobs membutuhkan kolaborasi lintas disiplin ilmu, mulai dari dokter, insinyur, ekonom, hingga ahli hukum dan teknologi informasi.
Seruan Keberanian Moral dan Kedaulatan Ekologis
Sebagai pimpinan BPLH, Jumhur menggarisbawahi bahwa persoalan lingkungan di Indonesia bukan sekadar masalah teknis, melainkan persoalan tata kelola yang membutuhkan integritas tinggi dari para pemangku kepentingan.
“Kita membutuhkan data yang kuat, ilmu pengetahuan, teknologi, dan regulasi yang efektif. Tetapi lebih dari semuanya, kita membutuhkan manusia yang memiliki integritas. Jadilah ilmuwan yang memiliki keberanian moral,” pesan Jumhur kepada para mahasiswa baru.
Menjelang peringatan 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, ia mengingatkan pentingnya membangun kedaulatan ekologis. Hal itu agar Indonesia tidak hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga berdaya dalam mengelolanya secara berkelanjutan.
“Perjuangan menjaga lingkungan sesungguhnya adalah bagian dari perjuangan mengisi kemerdekaan. Ketika kita membersihkan sungai, kita sedang menjaga kehidupan. Ketika kita mengurangi pencemaran udara, kita sedang melindungi kesehatan rakyat,” pungkasnya.
Melalui pengukuhan ini, UNAIR terus berkomitmen melahirkan lulusan berjiwa pemimpin dan peneliti unggul yang siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, dan lingkungan hidup.
Penulis: Fauziah Laili Romadhon
Editor: Ragil Kukuh Imanto





