东京热

东京热 Official Website

GR-2A(2) D3 Keperawatan UNAIR Gelar Penyuluhan Obat Setengah-Padat

UNAIR NEWS – Mahasiswa D3 Keperawatan Universitas Airlangga yang tergabung dalam Kelompok 2 GR-2A menyelenggarakan kegiatan penyuluhan kesehatan sebagai bagian dari Praktikum Farmakologi Semester Genap Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2026 di Sukorejo, Bojonegoro ini mengangkat tema penggunaan sediaan obat setengah padat yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Penyuluhan berlangsung di bawah bimbingan Dr. Hafna Ilmy Muhalla, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.M.B. dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan obat topikal yang tepat, aman, dan sesuai kebutuhan.

Sebelum kegiatan berlangsung, seluruh anggota kelompok melakukan berbagai persiapan, mulai dari koordinasi dengan Ketua PKK dan warga setempat, penyusunan administrasi, hingga pembuatan media edukasi berupa poster dan leaflet. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan berbagai jenis sediaan obat setengah padat seperti salep, krim, gel, pasta, sabun kalinus, dan linimenta. Selain menjelaskan fungsi masing-masing sediaan, mahasiswa juga memberikan informasi mengenai cara penggunaan yang benar, manfaat, serta hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan obat.

Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti penyuluhan dan aktif berdiskusi dengan mahasiswa. Salah seorang peserta menyampaikan, “Saya sering menggunakan salep dan krim, tetapi sebelumnya tidak tahu kalau keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Setelah mendapatkan penjelasan, saya jadi lebih memahami cara memilih obat yang sesuai dengan kebutuhan.”, melalui sesi tanya jawab tersebut, mahasiswa berupaya memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai penggunaan obat topikal yang tepat dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pemaparan materi dijelaskan bahwa salep lebih sesuai digunakan pada kulit kering karena memiliki kandungan minyak yang lebih tinggi, sedangkan krim memiliki tekstur yang lebih ringan dan nyaman digunakan pada kulit yang lembap. Gel memberikan sensasi dingin dan mudah meresap ke kulit, sementara pasta umumnya digunakan untuk memberikan perlindungan tambahan pada area tertentu. Selain itu, peserta juga diingatkan mengenai pentingnya membaca aturan pakai dan memeriksa tanggal kedaluwarsa obat sebelum digunakan guna menghindari kesalahan penggunaan.

Setiap anggota kelompok memiliki peran masing-masing dalam mendukung kelancaran kegiatan. Salah satunya, Silfia Nur Azizah berkontribusi dalam koordinasi dengan masyarakat setempat, membantu persiapan administrasi dan media edukasi, mengelola kebutuhan dana kegiatan, serta mendukung pelaksanaan acara sebagai timekeeper agar seluruh rangkaian penyuluhan berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap masyarakat dapat lebih memahami perbedaan dan fungsi setiap jenis sediaan obat setengah padat sehingga penggunaannya menjadi lebih efektif, aman, dan sesuai dengan kebutuhan. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa keperawatan dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui edukasi yang aplikatif dan mudah dipahami.

AKSES CEPAT