– Tim PPK ORMAWA SIGAP bersama  menebar perdana bibit kepiting pada Vertical Crab House (VCH), Selasa (28/7/2026). VCH merupakan rumah kepiting bertingkat yang mengadopsi sistem Recirculating Aquaculture System (RAS) untuk menjaga sirkulasi dan kualitas air. Kegiatan berlangsung di tambak milik Pak Sukaeri, Ketua Kelompok Smart Crab Farming, Desa Tanjangawan. Kelompok Smart Crab Farming mewadahi petambak dan karang taruna setempat sebagai penggerak budidaya berkelanjutan. Tim membuka acara dengan briefing singkat sebelum memulai penebaran bibit dan pelatihan.Â
Sebelum menempati VCH, tim mengaklimatisasi bibit kepiting di air payau berisi daun bakau dan daun pepaya selama satu hari. Tim turut memastikan aliran air, aerasi, dan parameter kualitas air VCH berada dalam kondisi optimal sebelum penebaran. Anggota kelompok menimbang setiap kepiting, mencatat datanya, dan memberi label pada tiap rumah kepiting. Langkah ini membantu tim memantau perkembangan setiap individu kepiting secara berkelanjutan. Sebelum memasuki VCH, tim membilas kepiting dengan air tawar agar bebas dari kotoran dan bakteri.
Adakah pelatihan untuk warga?
Usai penebaran, tim melanjutkan kegiatan dengan pelatihan budidaya dan manajemen kualitas air. Virna Kurnia dari Tim Budidaya memaparkan tahapan budidaya kepiting menggunakan VCH kepada kelompok. Ia menjelaskan terkait treatment sebelum penebaran, perawatan rutin, dan manajemen pemberian pakan yang tepat (Li et al., 2023). Firbi Ariel Jali dari Tim Teknis kemudian mengulas parameter kualitas air seperti pH, suhu, dan salinitas dalam sistem VCH. Ia turut menjelaskan cara menangani penyimpangan kualitas air agar kelangsungan hidup kepiting tetap tinggi (Hapsari et al., 2025).
Tim berharap Kelompok Smart Crab Farming semakin mandiri mengelola budidaya kepiting berbasis VCH. Kolaborasi mahasiswa dan masyarakat ini turut memperkuat penerapan teknologi budidaya yang berkelanjutan. Pendampingan lanjutan serta buku pedoman program akan menjadi acuan praktis bagi kelompok dalam menjalankan budidaya secara mandiri. Program SIGAP menargetkan budidaya kepiting yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan bagi masyarakat pesisir.
DAFTAR PUSTAKA
Li, H., Cui, Z., Cui, H., Bai, Y., Yin, Z., & Qu, K. (2023). A review of influencing factors on a recirculating aquaculture system: Environmental conditions, feeding strategies, and disinfection methods. Journal of the World Aquaculture Society, 54(3), 566–602.
Hapsari, F., Suprayudi, M. A., Akiyama, D. M., Ekasari, J., Norouzitallab, P., & Baruah, K. (2025). Decoding stress responses in farmed crustaceans: Comparative insights for sustainable aquaculture management. Biology, 14(8), 920.
Penulis : Christabel Venusha Simatupang (Teknik Industri)Â
Editor : Muhammad Alesha Fadhana




