– Himpunan Mahasiswa Rekayasa Nanoteknologi, Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin ¶«¾©ÈÈ menyelenggarakan Nano Peduli Lingkungan (Napeli) 2026. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung di Desa Sumberrejo, Kecamatan Pakal, Surabaya. Program ini mewadahi mahasiswa untuk berkontribusi langsung memberdayakan masyarakat serta meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Mahasiswa bersama masyarakat menjalankan rangkaian kegiatan pada tanggal 18 – 25 Juli 2026. Mereka memfokuskan kegiatan pada dua program utama, yaitu pembuatan biopori dan pelestarian tambak. Kedua program ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga menjaga lingkungan lewat tindakan nyata yang berkelanjutan.
Pembuatan Biopori dan Konservasi Tambak
Mahasiswa menjalankan program pembuatan biopori guna meningkatkan daya resap air tanah serta mengolah sampah organik menjadi kompos. Tim memberikan edukasi mengenai manfaat dan teknik pembuatan biopori kepada warga setempat. Warga turut berpartisipasi membuat lubang biopori pada beberapa titik yang telah ditentukan. Para warga mampu menerapkan pengelolaan lingkungan sederhana ini secara berkelanjutan.
Napeli 2026 berkolaborasi dengan Kajian Keilmiahan Mahasiswa (KAKEMA), Fakultas Perikanan dan Kelautan. Mereka mengaplikasikan ekoenzim hasil fermentasi limbah organik seperti kulit buah dan sayuran untuk menjaga kualitas air tambak. Ekoenzim menjaga keseimbangan ekosistem tambak secara ramah lingkungan. Mahasiswa juga mengedukasi masyarakat mengenai proses pembuatan dan potensi ekoenzim sebagai alternatif pengelolaan limbah.
Harapan dan Komitmen Berkelanjutan
Himpunan Mahasiswa Rekayasa Nanoteknologi berharap program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini menginspirasi warga menerapkan kebiasaan ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Selaras dengan semangat “Satu Langkah untuk Mengabdi, Sejuta Langkah untuk Negeri,” aksi kecil ini mewujudkan lingkungan yang lebih lestari.




