¶«¾©ÈÈ

¶«¾©ÈÈ Official Website

Tasyakuran Dies Natalis FPK UNAIR Pererat Silaturahmi Lintas Generasi

Surabaya – Fakultas Perikanan dan Kelautan ¶«¾©ÈÈ (FPK UNAIR) menggelar Tasyakuran Dies Natalis ke-18 pada Senin (27/7/2026) sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan, dedikasi, dan pencapaian fakultas selama 18 tahun. Kegiatan ini menjadi momen istimewa yang mempertemukan pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta dosen dan tenaga kependidikan (tendik) purna tugas dalam suasana penuh kehangatan.

Acara diawali dengan pembacaan doa oleh Dr. nat. techn. Muhamad Nur Ghoyatul Amin, S.TP., M.P., M.Sc. sebagai bentuk rasa syukur atas berbagai capaian yang telah diraih FPK UNAIR. Hadir pula dosen purna tugas Wahju Tjahjaningsih, Ir., M.Si. dari Departemen Kelautan dan dosen senior Departemen Akuakultur, Agustono, Ir., M.Kes., yang turut memeriahkan peringatan hari jadi fakultas.

Tasyakuran Dies Natalis bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan kembali para dosen dan tendik purna tugas dengan keluarga besar FPK UNAIR.

Kehangatan begitu terasa melalui cerita-cerita lama yang kembali dibagikan, tawa yang mengiringi setiap perbincangan, serta rasa bangga melihat perkembangan fakultas yang pernah menjadi bagian dari perjalanan pengabdian mereka. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan sebuah institusi dibangun oleh kontribusi banyak generasi yang saling melanjutkan estafet pengabdian.

Dalam sesi kesan dan pesan, Ketua Ikatan Alumni (IKA) FPK UNAIR, Okky Hermawan, S.Pi., M.Si., membagikan pengalaman semasa menjadi mahasiswa. Ia mengenang berbagai proses pembelajaran dan kebersamaan yang membentuk karakter serta menjadi bekal dalam perjalanan profesionalnya hingga saat ini.

Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Dekan FPK UNAIR, Prof. Dr. Endang Dewi Masithah, Ir., M.P. Potongan tumpeng pertama diserahkan kepada Dekan pertama FPK UNAIR, Prof. Dr. Sri Subekti, drh., DEA., sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan jasa beliau dalam membangun fondasi fakultas.

“Usia 18 tahun adalah fase yang istimewa, di mana pada fase itu kita mulai tumbuh memasuki kedewasaan, sebuah masa yang tidak lagi berbicara tentang hanya bertumbuh tetapi juga tentang bagaimana kita bersikap, mengambil keputusan, serta menunjukkan arah masa depan,” ujar Prof. Endang.

Melalui kegiatan ini, FPK UNAIR menegaskan pentingnya menjaga hubungan yang erat antara sivitas akademika, alumni, serta para purna tugas sebagai bagian dari keluarga besar fakultas. Semangat kolaborasi dan kebersamaan tersebut selaras dengan komitmen Sustainable Development Goals (SDGs) poin 17, Partnership for the Goals, yang menekankan pentingnya membangun kemitraan dan sinergi antarpemangku kepentingan dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi yang berkelanjutan.

AKSES CEPAT