¶«¾©ÈÈ

¶«¾©ÈÈ Official Website

Merajut Asa di Ruang Rawat, Meniti Bakti Profesi Dokter Hewan

SURABAYA – Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) Fakultas Kedokteran Hewan ¶«¾©ÈÈ memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pelayanan medis di Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) ¶«¾©ÈÈ. Melalui kegiatan koasistensi di Divisi Klinik, mahasiswa memperoleh pengalaman praktik yang mendukung pengembangan keterampilan klinis, komunikasi profesional, serta pengambilan keputusan medis di bawah supervisi dokter hewan.

Poliklinik menjadi salah satu unit pelayanan yang memberikan pengalaman penting bagi mahasiswa dalam melakukan anamnesis, pemeriksaan fisik, serta penyusunan laporan kasus kepada dokter hewan penanggung jawab. Selain itu, mahasiswa juga terlibat dalam proses monitoring pasien rawat inap, tindakan medis dasar, serta pendampingan pada berbagai prosedur diagnostik dan terapeutik.

Salah satu pengalaman klinis yang memberikan pembelajaran berharga adalah penanganan kasus gangguan neurologis pada seekor kucing yang mengalami kelemahan anggota gerak belakang akibat trauma. Di bawah supervisi drh. Miyayu Soneta Sofyan, M.Vet., pasien menjalani program rehabilitasi yang meliputi terapi medis, fisioterapi rutin, serta terapi laserpuncture untuk membantu menstimulasi fungsi saraf dan mendukung proses pemulihan.

Selama masa perawatan, perkembangan kondisi pasien dipantau secara berkala melalui evaluasi kemampuan bergerak dan respons neurologis. Seiring berjalannya terapi, pasien menunjukkan perbaikan bertahap hingga mampu kembali berdiri dan bergerak dengan lebih baik. Kasus ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya pendekatan rehabilitatif dalam penanganan gangguan sistem saraf pada hewan.

Selain kegiatan di poli dan ruang rawat inap, mahasiswa juga memperoleh pengalaman dalam pelayanan kegawatdaruratan melalui keterlibatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Kegiatan ini melatih kemampuan mahasiswa dalam melakukan observasi cepat, monitoring pasien kritis, serta bekerja sama dengan tim medis dalam situasi yang memerlukan penanganan segera. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam pembentukan kesiapan mental dan profesionalisme calon dokter hewan.

Pembelajaran klinis juga diperoleh melalui keterlibatan mahasiswa dalam tindakan bedah, termasuk prosedur ovariohisterektomi pada hewan kecil. Di bawah bimbingan dokter hewan dan dosen pembimbing, mahasiswa mempelajari penerapan prinsip aseptik, persiapan alat dan pasien, teknik handling jaringan, hingga prosedur pascaoperasi sesuai standar medis veteriner.

Sebagai rumah sakit hewan pendidikan, RSHP ¶«¾©ÈÈ berperan sebagai sarana integrasi antara pendidikan, pelayanan, dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Keterlibatan langsung dalam berbagai kasus klinis memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama pendidikan akademik sekaligus meningkatkan keterampilan praktik yang dibutuhkan dalam dunia profesi.

Kegiatan ini mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan hewan dan penerapan konsep One Health, SDG 4 (Quality Education) melalui pembelajaran klinis berbasis pengalaman langsung, serta SDG 15 (Life on Land) melalui upaya peningkatan kesejahteraan hewan dan praktik kedokteran hewan yang bertanggung jawab.

Divisi Klinik, Kinaya Priyanka Purbonegoro, PPDH Gelombang 43 Tandem 4

AKSES CEPAT