¶«¾©ÈÈ

¶«¾©ÈÈ Official Website

Departemen Ilmu Kedokteran Gigi Anak FKG UNAIR Gelar Pemeriksaan Gratis dalam Peringatan Walk For Autism 2026

SURABAYA – Sebagai wujud nyata komitmen pengabdian kepada masyarakat yang inklusif, Departemen Ilmu Kedokteran Gigi Anak (IKGA) bersama Program Studi Spesialis Ilmu Kedokteran Gigi Anak Fakultas Kedokteran Gigi ¶«¾©ÈÈ (UNAIR) turut berkontribusi aktif dalam perhelatan Walk For Autism (WFA) 2026. Kegiatan sosial berskala besar ini terselenggara melalui sinergi strategis dengan Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia (IDGAI) Pengurus Daerah Jawa Timur dan Junior Chamber International (JCI). Acara tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar di Lapangan Rektorat Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada hari Minggu (7/6/2026).

Fokus utama dari partisipasi FKG UNAIR dalam acara ini adalah menghadirkan layanan kesehatan secara langsung bagi anak-anak dengan spektrum autisme. Kegiatan yang dilaksanakan mencakup pemberian layanan konsultasi medis serta pemeriksaan kesehatan gigi dan rongga mulut secara komprehensif tanpa dipungut biaya. Langkah preventif dan edukatif ini dirancang sebagai upaya berkesinambungan untuk mengakselerasi peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya bagi para orang tua, mengenai esensi menjaga kebersihan rongga mulut anak secara berkelanjutan. Optimalisasi kesehatan gigi ini diyakini memiliki korelasi yang sangat positif terhadap peningkatan kualitas hidup keseharian anak-anak berkebutuhan khusus.

Pelaksanaan program pengabdian masyarakat di lapangan dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., Subssp. KKA(K), yang mengemban amanah sebagai Ketua Tim Panitia. Turut dikerahkan pula jajaran anggota kepanitiaan serta tenaga medis profesional dari kalangan dokter gigi residen Program Studi Spesialis IKGA FKG UNAIR. Kehadiran para tenaga ahli spesialis dan residen ini memastikan bahwa standar pelayanan medis yang diberikan tetap terjaga kualitasnya, meskipun dilakukan di luar lingkungan rumah sakit klinis.

Secara teknis, rangkaian acara pengabdian diorganisasi secara terstruktur dan sistematis. Kegiatan diawali dengan tahapan persiapan teknis oleh tim medis guna memastikan kelayakan dan sterilitas seluruh instrumen kedokteran gigi yang akan digunakan. Memasuki agenda inti, para tenaga medis spesialis dan residen secara bergantian melakukan pemeriksaan kesehatan gigi serta sesi konsultasi interaktif dengan para orang tua pendamping. Perhelatan sosial ini kemudian ditutup dengan sesi penutupan resmi yang dirangkai dengan pengambilan dokumentasi foto bersama antara seluruh tim panitia penyelenggara dan peserta.

Keterlibatan sivitas akademika FKG UNAIR dalam inisiatif WFA 2026 merepresentasikan dedikasi institusi pendidikan tinggi dalam menciptakan ekosistem pelayanan kesehatan yang inklusif dan merata. Sinergi lintas sektoral semacam ini diharapkan dapat terus dibina di masa mendatang guna memberikan dampak sosial yang konkret serta memperluas jangkauan akses edukasi kesehatan gigi bagi seluruh elemen masyarakat.

AKSES CEPAT