¶«¾©ÈÈ

¶«¾©ÈÈ Official Website

Departemen Kedokteran Gigi Anak FKG UNAIR Ikuti FDCU International Symposium 2026 di Chulalongkorn University

SURABAYA – Fakultas Kedokteran Gigi ¶«¾©ÈÈ (UNAIR) terus berupaya memperluas eksistensi akademis dan kolaborasi risetnya di kancah internasional. Komitmen ini diwujudkan melalui partisipasi aktif Departemen dan Program Studi Spesialis Kedokteran Gigi Anak dalam forum ilmiah bergengsi, FDCU International Symposium 2026. Kegiatan pembaruan ilmu kedokteran gigi berskala global tersebut diselenggarakan secara luring pada tanggal 29 Mei 2026 oleh instansi Dental Faculty, Chulalongkorn University, Thailand.

Mengusung tema utama “Redefining Possibilities: Integrating Discovery and Practice in Modern Dentistry”, simposium ini dirancang sebagai wadah strategis bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi klinis dari berbagai negara. Fokus utama kegiatan ini adalah mendiskusikan integrasi esensial antara penemuan riset mutakhir dengan implementasi praktik klinis kedokteran gigi modern. Selain menghadiri sesi peminatan pakar, delegasi FKG UNAIR juga turut mengambil peran dalam agenda presentasi poster ilmiah. Partisipasi pada sesi ini menjadi sarana penting bagi sivitas akademika untuk mendiseminasikan hasil kajian keilmuan, sekaligus bertukar gagasan inovatif dalam merespons tantangan perawatan kesehatan gigi anak masa kini.

Kehadiran institusi pada forum keilmuan bergengsi ini diwakili oleh jajaran staf pengajar ahli serta para mahasiswa residen. Adapun delegasi resmi dari FKG UNAIR yang turut berpartisipasi dalam agenda ini meliputi:

  • Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA (K)

  • Prof. Udijanto Tedjosasongko, drg., Ph.D., Sp. KGA (K)

  • Mega Moeharyono Puteri, drg., Ph.D., Sp. KGA (K)

  • Dr. Betadion Rizky Sinaredi, drg., M. Kes., Sp. KGA (K)

  • Dimas Prasetianto Wicaksono, drg., M. Kes., Ph.D.

  • Mahasiswa Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS) Kedokteran Gigi Anak Angkatan 2024 dan 2025.

Keterlibatan aktif kolaborasi antara staf pendidik dan mahasiswa PPDGS dalam simposium internasional ini diharapkan dapat memberikan dampak akademis yang berkelanjutan. Eksposur terhadap dinamika keilmuan di tingkat global tidak hanya berfungsi untuk memperkokoh kemitraan internasional antar-institusi pendidikan tinggi kedokteran gigi, tetapi juga menjadi katalisator dalam upaya akselerasi kualitas pendidikan spesialis. Pengetahuan dan literatur klinis terbaru yang diperoleh dari Chulalongkorn University ini akan menjadi landasan strategis bagi FKG UNAIR dalam meningkatkan standar pelayanan dan pendekatan perawatan pada bidang kedokteran gigi anak di Indonesia.

AKSES CEPAT