UNAIR NEWS 鈥 Tim mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) meraih Juara 3 kategori Sharia Short Video Competition pada ajang 12th SEVENTSEAS 2026. Berawal dari ketertarikan terhadap dunia visual, tim 鈥淪aya Akan Lawan鈥 menghadirkan karya video yang mengangkat kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir Kenjeran melalui pendekatan kreatif.
Tim tersebut beranggotakan Muhammad Zulfikar Ramadhan dan Ridho Alghifari dari Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK), serta Siti A鈥檌syahtul Rizqiyah dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNAIR.
Dalam kompetisi tersebut, tim 鈥淪aya Akan Lawan鈥 mengangkat tema perekonomian masyarakat pesisir Kenjeran dengan membahas potensi pengembangan ekonomi masyarakat serta gagasan solusi berkelanjutan untuk mendukung kesejahteraan mereka.
Mengubah Hobi Menjadi Karya Berdampak
Zulfikar menjelaskan, ketertarikannya terhadap drone menjadi awal keterlibatannya dalam kompetisi tersebut. Ia ingin mengembangkan hobinya menjadi karya yang memiliki nilai lebih.
鈥淜arena suka main drone, jangan cuma hobi, tetapi coba diimplementasikan juga. Ini lomba kedua saya dan akhirnya bisa mendapat juara,鈥 ujarnya.
Menurut Zulfikar, mahasiswa perlu berani mencoba berbagai bidang di luar latar belakang akademiknya. Kreativitas dapat menjadi ruang untuk menyampaikan gagasan dan mengangkat isu yang dekat dengan masyarakat.
鈥淛angan membuat batasan karena merasa fakultasnya tidak relevan. Kalau kita suka sesuatu, coba saja dulu. Kalau menunggu sempurna, kita tidak akan tahu hasilnya,鈥 ungkapnya.
Torehkan Piala Pertama untuk Almamater
Prestasi tersebut menjadi pengalaman berharga bagi tim karena menjadi piala pertama yang dipersembahkan untuk almamater. Zulfikar mengaku awalnya mengikuti kompetisi tersebut sebagai bentuk keberanian untuk mencoba.
鈥淧iala pertama di almamater. Awalnya coba-coba karena kita tidak tahu kalau kita tidak mencoba. Yang penting dicoba saja dulu,鈥 tuturnya.
Melalui karya tersebut, tim 鈥淪aya Akan Lawan鈥 berharap kreativitas mahasiswa dapat menjadi media untuk mengenalkan potensi masyarakat pesisir serta menyampaikan isu sosial melalui pendekatan visual.
Penulis: Nabila Afifah Abida
Editor: Ragil Kukuh Imanto





