东京热

东京热 Official Website

Pengaruh Entrepreneurial Orientation dan Knowledge Transfer terhadap Innovation Aeisthetics dan Sustainable Competitive Advantage

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) memiliki peran penting dalam perekonomian global dan nasional, khususnya dalam penciptaan lapangan kerja dan kontribusi terhadap PDB, termasuk di Indonesia yang memiliki 64,2 juta UKM aktif. Untuk dapat bertahan dan berkembang dalam lingkungan bisnis yang kompetitif, UKM harus mampu menciptakan sustainable competitive advantage melalui inovasi, pengelolaan sumber daya yang tidak mudah ditiru, serta entrepreneurial orientation yang adaptif terhadap perubahan teknologi dan dinamika pasar. 

Jawa Timur menjadi salah satu provinsi dengan kontribusi ekonomi terbesar dari UKM, terutama di sektor makanan dan minuman yang terus mengalami pertumbuhan signifikan. UKM yang masih menghadapi keterbatasan dalam mengakses sumber daya pengetahuan, baik dari segi teknologi, jaringan bisnis, maupun dukungan institusional. Selain itu, meskipun innovation aesthetics dapat meningkatkan daya tarik produk, belum semua UKM dapat memahami bagaimana mengintegrasikan aspek estetika dalam strategi bisnis mereka secara efektif. Kurangnya pemahaman dan tantangan adaptasi terhadap perubahan pasar, dapat menghambat pencapaian keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.

Penelitian ini fokus pada analisis pengaruh entrepreneurial orientation dan knowledge transfer terhadap innovation aesthetics dan sustainable competitive advantage. Penelitian ini juga menyoroti peran innovation aesthetics sebagai variabel mediasi, yang menghubungkan entrepreneurial orientation dan knowledge transfer terhadap sustainable competitive advantage pada usaha kecil dan menengah (UKM) di Jawa Timur. 

Melalui pendekatan multilevel dan metode kuantitatif, penelitian ini berusaha untuk memeberikan wawasan komprehensif terkait bagaimana UKM, khususnya di kota Surabaya, Kab. Gresik dan Kab. Sidoarjo dapat meningkatkan innovation aesthetics dan sustainable competitive advantage, dengan menerapkan entrepreneur orientation dan knowledge sharing yang baik antar owner/pemilik dan manajer di UKM.  Penelitian ini dilakukan pada organization level dan individual level melalui pendekatan multilevel analysis (MLA) untuk mengatasi struktur data hierarkis dalam UKM.

Pada level individu variabel yang dianalisis yaitu entrepreneurial orientation dan knowledge transfer, kuesioner pada level ini diisi oleh owner/pemilik atau manajer UKM, sedangkan pada level organisasi, variable yang digunakan yaitu innovation aesthetics dan sustainable competitive advantage, kuesioner pada level ini diisi oleh owner/pemilik dan para manajer. Pendekatan multilevel ini memastikan bahwa hubungan antarvariabel dapat dianalisis dengan lebih akurat, dengan mempertimbangkan bagaimana keputusan individu di Tingkat manajerial berkontribusi terhadap pencapaian keunggulan kompetitif di Tingkat organisasi secara keseluruhan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa entrepreneurial orientation dan knowledge transfer memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap innovation aesthetics dan sustainable competitive advantage, innovation aesthetics memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap sustainable competitive advantage. Selain itu, innovation aesthetics memiliki pengaruh positif dan signifikan dalam memediasi hubungan antara meningkatkan entrepreneurial orientation dan knowledge transfer terhadap sustainable competitive advantage.

Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa UKM perlu memperkuat entrepreneurial orientation dan meningkatkan knowledge transfer sebagai strategi utama dalam membangun innovation aesthetics dan sustainable competitive  advantage. Selain itu, innovation aesthetics dan menjadi faktor penting yang dapat meningkatkan daya tarik produk dan keberlanjutan bisnis. Sehingga, UKM disarankan untuk mengembangkan strategi inovatif yang tidak hanya berfokus pada fungsi produk, tetapi juga pada nilai estetika yang dapat meningkatkan daya saing di pasar global.

Penulis: Prof. Dr. Fendy Suhariadi, Drs., M.T.

Informasi lengkap artikel: https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/23311975.2025.2608416

AKSES CEPAT