¶«¾©ÈÈ

¶«¾©ÈÈ Official Website

Mengukir Karier Global, Maria Arni Stella Pimpin Wellness Resort di Maladewa

dr Maria Arni Stella, alumnus Fakultas Kedokteran (FK) ¶«¾©ÈÈ (UNAIR) yang sukses meniti karier internasional sebagai Wellness Manager di Maladewa (Maldives) (Foto: Humas FK)

UNAIR NEWS – Dunia kedokteran menawarkan karier yang luas dan dinamis, tidak hanya terbatas pada ruang praktik klinik atau rumah sakit. Seperti halnya dr Maria Arni Stella, alumnus Fakultas Kedokteran () ¶«¾©ÈÈ (UNAIR) yang sukses meniti karier internasional sebagai Wellness Manager di Maladewa (Maldives), tepatnya di Anantara Kihavah dan Heritance Aarah.

Stella, sapaan akrabnya, merupakan lulusan Program Studi S1 Kedokteran angkatan 2013 yang menyelesaikan Pendidikan Profesi Dokter pada. Di Maladewa, ia memegang peranan krusial dalam memimpin operasional perawatan holistik serta program kebugaran tingkat lanjut bagi para tamu global.

Perjalanan Stella di kancah internasional bermula dari langkah awalnya mendalami bidang estetik di Bali setelah merampungkan pendidikan dokter. Berawal dari kesempatan sebagai visiting practitioner selama tiga bulan atas undangan pemilik klinik asal Australia. Ia bertugas memperkenalkan ragam perawatan kulit modern seperti skin booster, botox, hingga epigenetic test menggunakan analisis helai rambut untuk memetakan nutrisi dan pola makan yang ideal bagi tubuh.

Peluang yang semula direncanakan hanya berlangsung tiga bulan ini berkembang pesat. Melihat tingginya permintaan pasar dan keberhasilan bisnis yang dicapai, kontrak kerja Stella diperpanjang hingga berjalan hampir dua tahun, membawanya menempati posisi strategis sebagai Wellness Manager.

Transisi dari lingkungan rumah sakit atau klinik konvensional ke industri hospitality mewah memberikan pengalaman baru yang menantang. Di resor kelas atas, seorang dokter tidak hanya berfokus pada tindakan medis semata, tetapi juga membangun keterlibatan (engagement) langsung dengan para tamu melalui berbagai agenda eksklusif seperti berbagai festival events.

dr Maria Arni Stella, alumnus Fakultas Kedokteran (FK) ¶«¾©ÈÈ (UNAIR) yang sukses meniti karier internasional sebagai Wellness Manager di Maladewa (Maldives) (Foto: Humas FK)

Dari interaksi tersebut, Stella menangkap pergeseran tren kesehatan global yang kini tidak lagi sekadar mencari estetika atau relaksasi spa biasa, melainkan berfokus pada longevity (panjang umur yang berkualitas) serta kesehatan seluler tingkat molekuler. Di bawah kepemimpinannya, fasilitas kesehatan dan kebugaran di resor tersebut terus berinovasi menghadirkan program holistik unggulan.

Beberapa program unggulannya antara lain Terapi Canggih berupa pemanfaatan Hyperbaric Oxygen Therapy (HBOT), Cryotherapy (kombinasi cold plunge pool dan sauna untuk pemulihan otot dan metabolisme), serta LED Therapy untuk peremajaan sel dan penanganan cedera. Kedua, Infus Vitamin Tingkat Lanjut (IV Therapy). Ketiga, program Retreat Komprehensif yang berdurasi 7 hingga 14 hari yang menggabungkan tes epigenetik, panduan menu nutrisi khusus bekerja sama dengan executive chef, pendampingan personal trainer, hingga sound healing dan pijat limfatik untuk merawat fisik, pikiran, dan jiwa secara menyeluruh.

Sebagai seorang manajer di sektor perhotelan, orientasi bisnis menjadi salah satu tolak ukur kesuksesan yang membanggakan. Stella berhasil mengubah pandangan umum yang kerap menganggap spa sekadar fasilitas pelengkap hotel menjadi salah satu motor penggerak bisnis utama.

“Dari segi bisnis, kamierhasil mencapai target anggaran sekitar 100 ribu USD per bulan secara konsisten. Spa yang awalnya dianggap remeh akhirnya mampu mencatatkan Google Review tertinggi di antara semua departemen selama satu tahun penuh,” ungkap Stella.

Selain pencapaian finansial, ia juga membuka peluang luas bagi tenaga medis lain. Termasuk perawat (nurse injector) dan tenaga terapis, untuk berkarier di kancah internasional melalui pelatihan standar global pada berbagai program kesehatan preventif.

Dalam perjalanannya menaklukkan karier global, dr. Maria mengenang kembali nilai-nilai fundamental yang ditanamkan selama menempuh studi di FK UNAIR. Menurutnya, pendidikan di FK UNAIR tidak hanya membentuk kompetensi klinis yang kuat, tetapi juga membekali mahasiswanya dengan jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) serta pola pikir yang terbuka (open-minded) terhadap peluang dan sudut pandang baru.

“Jangan duluan mind block mengira kalau ke luar negeri itu susah atau biayanya berat. Ujian kompetensi di Indonesia justru jauh lebih menantang. Kalau ada kesempatan dan itu adalah mimpi kalian, go get it,” pesannya.

Penulis: Humas FK UNAIR

AKSES CEPAT