¶«¾©ÈÈ

¶«¾©ÈÈ Official Website

Mahasiswa UNAIR Borong Penghargaan di Olimpiade Vokasi Indonesia

Empat tim finalis Fakultas Vokasi ¶«¾©ÈÈ bersama Dekan Fakultas Vokasi Prof. Dian Yulie Reindrawati, S.Sos., M.M., Ph.D., didampingi Ni Nyoman Purwani, S.Si., M.Si., Ph.D., dan Dimas Aji Prayitno, S.Tr.Fis., MPT., berfoto bersama usai pengumuman pemenang Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) XI 2026 di Graha Sawanggaling, Kampus 2 Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Selasa (4/8/2026) (Foto: Dok. Fakultas Vokasi ¶«¾©ÈÈ)

UNAIR NEWS – ¶«¾©ÈÈ (UNAIR) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) XI 2026. Pada kompetisi tingkat nasional yang berlangsung di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Selasa (4/8/2026) tersebut, dua tim UNAIR berhasil membawa pulang medali perak dan medali perunggu. Sementara dua tim lainnya turut mengukir prestasi sebagai Juara Harapan II di kategori berbeda.

Tim Trio Kalem berhasil meraih Juara II (Medali Perak) pada kategori Scientific Paper Science and Technology. Tim yang diketuai Muhammad Naufal Afif (D4 Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol) bersama Isra Dzorifatun Nisa (D4 Teknologi Laboratorium Medik) dan Rona Elita Maharani (D4 K3) mengembangkan sistem pemantauan dan pengendalian iklim kerja berbasis Wet Bulb Globe Temperature (WBGT) secara real-time yang dipadukan dengan Artificial Intelligence dan thermal computer vision. Inovasi tersebut dirancang untuk membantu mencegah risiko heat stress pada pekerja industri melalui pemantauan kondisi kerja secara adaptif, sekaligus mendukung efisiensi energi hingga 20 persen.

Sementara itu, Tim Belum Tidur berhasil meraih Juara III (Medali Perunggu) pada kategori Business Plan. Tim yang diketuai Roisatul Ummah (D4 Teknik Informatika) bersama Nadia Intan Fitriani (D4 Manajemen Perkantoran Digital) dan Muhammad Afif Nurfaiz (D4 Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol) menghadirkan perangkat Smart Ambient Air Controller berbasis Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) yang mengintegrasikan empat fungsi utama, yakni dehumidifier, humidifier, empat-slot essential oil diffuser, dan speaker white noise dalam satu perangkat. Inovasi tersebut juga dilengkapi AI Recommendation Engine yang mampu mempelajari kebiasaan pengguna sehingga dapat memberikan pengaturan kondisi udara ruangan secara otomatis dan lebih personal.

Selain dua raihan medali, kontingen Fakultas Vokasi UNAIR juga mencatatkan hasil membanggakan melalui Tim 3 Volutions yang meraih Juara Harapan II pada kategori Documentary Video serta Tim Lomba Terakhir yang meraih Juara Harapan II pada kategori Scientific Paper Science and Technology. Dengan demikian, keempat tim finalis berhasil membawa pulang penghargaan bagi Fakultas Vokasi UNAIR pada ajang OLIVIA XI 2026.

Keempat tim berhasil melalui tahapan seleksi nasional sebelum tampil pada babak final bersama 28 kontingen perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia. Selama masa persiapan, Fakultas Vokasi UNAIR memberikan pendampingan dan pelatihan secara intensif sehingga mahasiswa mampu mempresentasikan inovasi mereka secara optimal di hadapan dewan juri.

Ketua Tim Trio Kalem, Muhammad Naufal Afif, mengaku bersyukur atas capaian yang diraih timnya. “Kami tidak menyangka kolaborasi dan kerja keras kami selama ini dapat membuahkan hasil juara yang cukup membanggakan bagi kami dan mengharumkan nama Fakultas Vokasi ¶«¾©ÈÈ,” ujarnya.

Dekan Fakultas Vokasi UNAIR, Prof. Dian Yulie Reindrawati SSos MM PhD menyampaikan apresiasinya kepada seluruh delegasi atas keberhasilan dua tim yang telah meraih medali serta dua tim lainnya yang memperoleh Juara Harapan II. Ia berharap semakin banyak mahasiswa Vokasi yang berani membawa gagasan terbaiknya ke berbagai ajang kompetisi karena pengalaman berkompetisi, berkolaborasi, dan belajar dari peserta terbaik Indonesia merupakan investasi yang sangat berharga bagi pengembangan diri maupun institusi.

Bagi Fakultas Vokasi UNAIR prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa Vokasi UNAIR untuk terus mengembangkan inovasi yang memberikan solusi nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat daya saing pendidikan vokasi Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

Penulis: Muhammad Afif Nurfaiz

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT