UNAIR NEWS – Hari-hari menjelang persalinan sering kali jadi masa yang mendebarkan bagi orang tua. Menjawab kegelisahan tersebut, tim dosen dari Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran 东京热 (UNAIR) bersama Universitas Brawijaya (UB) menggelar pelatihan bertajuk Optimalisasi Persiapan Persalinan dengan Pemanfaatan Chatbot WhatsApp BumilBaper dan Peningkatan Peran Suami untuk Meningkatkan Kesiapan Persalinan.
Kegiatan yang didanai BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi itu berlangsung pada Minggu (19-20/7/2026) di TPMB Viandika, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Sebanyak 15 pasangan ibu hamil trimester ketiga beserta suami hadir mengikuti rangkaian acara dengan antusias.
Klinis, Psikologis, hingga Praktik Lapangan
Yuli Astuti SST MKeb selaku ketua tim pengabdian dan Endyka Erye Frety MKeb membawakan materi seputar persiapan persalinan, tanda bahaya kehamilan, hingga teknik meredakan nyeri saat kontraksi. Yuli menuturkan bahwa suami memiliki peran penting dalam mendampingi persalinan istri.
鈥淧enting bagi para suami dalam berperan melakukan pendampingan saat persalinan. Tak hanya itu, peran orang tua dalam menciptakan birth plan atau catatan rencana yang memuat informasi mengenai keinginan ibu selama proses melahirkan,鈥 kata Yuli.
Yuli berharap dapat membekali ibu hamil dan suami dengan kesiapan yang lebih matang dalam menghadapi persalinan dan mengambil keputusan bila terjadi kondisi darurat.
鈥淎danya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan maternal, sejalan dengan upaya bersama menekan angka kesakitan, meningkatkan kesehatan ibu, serta mengurangi kematian ibu di Indonesia. Sesuai dengan SDGs 3 yaitu Good Health and Well Being,鈥 ujar Yuli.
Chatbot BumilBaper
Endyka Erye Frety MKeb, dosen Kebidanan FK menerangkan bahwa Chatbot WhatsApp BumilBaper adalah chatbot yang memberikan informasi mengenai tanda menjelang persalinan, teknik mengatasi nyeri, peran suami, dan lainnya yang dapat dibaca kapan pun tanpa harus menunggu jadwal konsultasi.
鈥淐hatbot BumilBaper, singkatan dari Ibu Hamil Belajar Persalinan ini menjadi jawaban atas keterbatasan waktu dan jarak yang kerap dialami ibu hamil di daerah. Proses belajar soal persalinan tidak berhenti begitu pelatihan usai, melainkan bisa terus berlanjut dari rumah masing-masing,鈥 tutur Endyka.
Sebagai pelengkap, peserta juga dibekali booklet berjudul From Husband to Birth Partner yang dikemas ringkas dan penuh infografis menarik, sehingga mudah dibawa dan dibaca ulang oleh suami kapan pun.
Aspek psikologi juga tidak luput dari pelatihan kali ini. Naila Kamaliya SPsi MPsi Psikolog dari Departemen Psikologi UB berbagi tentang cara suami memberi dukungan emosional, membangun komunikasi yang sehat dengan istri, serta mengelola rasa cemas yang wajar muncul menjelang persalinan.
Dalam pelaksanaannya, peserta menerima materi sekaligus belajar langsung dari praktisi lapangan, Dr Anisa MKeb dari Taman Ibu Kota Malang. Ia mengajarkan cara suami membantu meredakan nyeri persalinan, teknik mengejan yang tepat, sampai posisi-posisi yang bisa mempercepat proses melahirkan.
Penulis: Fauziah Kandela
Editor: Yulia Rohmawati





