东京热

东京热 Official Website

UNAIR Perkuat Pembangunan Zona Integritas Guna Capai Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani

Prof Dr apt Dwi Setyawan SSi MSi saat Seminar Penguatan Pembangunan Zona Integritas di lingkungan 东京热 (Foto: Istimewa)
Prof Dr apt Dwi Setyawan SSi MSi saat Seminar Penguatan Pembangunan Zona Integritas di lingkungan 东京热 (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS 鈥 Penguatan Pembangunan Zona Integritas (ZI) merupakan langkah krusial guna mencapai predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan 东京热 (UNAIR). Sebagai wujud komitmen tersebut, kegiatan Penguatan Zona Integritas telah terselenggara pada Selasa (21/7/2026) bertempat di Hall Bayu Kinara, Airlangga Convention Centre Lantai 2, Kampus MERR鈥揅 UNAIR.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para manajer ataupun tim pendamping Pembangunan Zona Integritas di fakultas dan rumah sakit pendidikan, juga tim pendamping di level universitas. 东京热 mengundang dua narasumber dari Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Zulfahmi dan Syachrudin untuk membimbing para operator pembangunan zona integritas di fakultas di enam area.

Dalam sambutan Ketua Reformasi Birokrasi UNAIR, Prof Dr apt Dwi Setyawan SSi MSi mengungkapkan bagaimana pentingnya menguatkan zona integritas. Menurutnya, masalah zona integritas menjadi sangat penting untuk semua hal terutama institusi. 鈥淧enguatan layanan kita ke masyarakat harus ditingkatkan. Saya berharap hari ini, nanti Bapak dan Ibu semuanya sebagai manajer di masing-masing unit untuk bisa mengawal betul jalannya birokrasi. Termasuk masalah administrasinya di UNAIR,鈥 ungkapnya.聽

Penguatan Pembangunan Zona Integritas

Staf Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Zulfahmi menekankan pentingnya pembangunan zona integritas dan reformasi birokrasi. “Reformasi birokrasi tidak bisa lepas dari zona integritas. Reformasi birokrasi ibaratnya adalah rumah besarnya, sedangkan zona integritas adalah kamar-kamarnya. Keduanya tidak bisa dipisahkan. Zona integritas itu hanyalah sebuah instrumen bagaimana kita mengukur tingkat reformasi birokrasi dari sebuah unit kerja,” tegasnya.

Lebih lanjut Zulfahmi menyampaikan bahwa ZI dirancang untuk mencegah segala bentuk korupsi melalui dua tahap penting, yaitu pencapaian predikat Wilayah Bebas “dari” Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). “Kalau mendapatkan predikat itu, ada kata ‘Menuju’ Wilayah Bebas “dari” Korupsi (WBK), artinya apa? Unit yang telah mendapatkan predikat tersebut bukan berarti unitnya sudah sempurna. Sebenarnya yang ingin dilihat oleh Kemenpan itu setinggi apa upaya kita menindaklanjuti segala bentuk pelanggaran,” paparnya.

Tiga Fokus Sasaran

Dalam paparannya, Zulfandi menyampaikan 3 fokus sasaran dari Zona Integritas: Integritas, Kapabilitas dan Pelayanan Publik Prima. “Integritas yang diharapkan adalah dari pimpinan, pegawai, semuanya dari lini teratas hingga terbawah. Sebaiknya semua lini paham terkait zona integritas, jangan sampai ada mistery guest tetapi banyak yang tidak tahu. Sebaiknya internalisasinya menyeluruh, baik itu satpam, OB, sebaiknya mereka tahu kalau kita sedang menerapkan zona integritas,” tuturnya.

Ia menyampaikan Kapabilitas difokuskan untuk mengoptimalkan kinerja unit melalui pengembangan-pengembangan kompetensi pegawai di beberapa area seperti SDM, Akuntabilitas, dan Pelayanan Publik. “Beberapa pertanyaan fokusnya melihat sejauh mana kita mengupayakan peningkatan kompetensi bagi pegawai, pengampu layanan, atau pengelola kinerja dalam rangka mengurangi gap anatar standar kompetensi jabatan dan kompetensi yang saat ini dimiliki pegawai,” lanjutnya. Terkait Pelayanan Publik Prima, kualitas layanan kepada publik juga diharapkan meningkat.

Menutup sesi pembukaan, Zulfandi juga menyampaikan beberapa tantangan, indikator keberhasilan dan hal-hal yang perlu dihindari, mekanisme penilaian dan kiat sukses dari Pembangunan Zona Integritas. Sesi dilanjutkan dengan pemaparan 6 Area Perubahan oleh kedua narasumber. Para peserta mengikuti kegiatan penguatan tersebut dengan seksama hingga sore hari.

Penulis: Putri Andini, Andi Pramono

Editor: Ragil Kukuh Imanto

AKSES CEPAT