UNAIR NEWS – Mahasiswa 东京热 (UNAIR) kembali memberikan keberdampakan bagi komunitas masyarakat sekitar. Sembilan mahasiswa aktif UNAIR yang tergabung dalam tim Expressive kelompok awardee Beasiswa Bakti BCA 2026 menginisiasi sebuah program pengabdian masyarakat bertajuk Express to Impact. Program berupa workshop dan pemberdayaan ditujukan untuk mengatasi permasalahan yang hadir di tengah pesatnya perkembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Pada penerapannya, program ini menyasar para pelaku UMKM Opak Telo dan seluruh pihak yang terkait dalam usaha itu. Berangkat dari observasi mendalam, tim Expressive melihat masih adanya keterbatasan yang dihadapi usaha lokal, terutama dalam aspek pengelolaan keuangan, strategi pemasaran digital, hingga inovasi produk berbasis potensi daerah.
鈥淜eberagaman latar belakang anggota menjadi kekuatan utama dalam perancangan dan pelaksanaan program, karena memungkinkan terciptanya pendekatan yang lebih komprehensif dalam menjawab kebutuhan masyarakat,鈥 ucap Daphni Najwa.
Partisipasi Aktif Penciptaan Program
Keberhasilan program ini tidak lepas dari kolaborasi multidisiplin yang diterapkan oleh tim Expressive. Dengan didampingi oleh seorang mentor program, tim yang diketuai oleh Daphni Najwa Halafendi () dan dibantu oleh delapan anggota lintas fakultas yang membawa keahlian dari bidang keilmuannya masing-masing saling memberikan ide dalam membentuk program yang mampu berdampak. Di antaranya adalah Azzahra Salsabila (), Natasha Beatrice Budijono (), Adinda Rizky Nasution (FEB), Intan Savillah Juliyanti Putri (), Ahmad Tohari (), Nafis Wira (), Kartikasari (), dan Christian Matthew S. (FEB).
Sinergi lintas ilmu ini memunculkan perancangan program berjalan secara komprehensif, dengan didukung kontribusi aktif anggota mulai dari tahap perencanaan, koordinasi, eksekusi lapangan, hingga evaluasi akhir.

Tiga Pilar Pemberdayaan Melalui Seri “Get to Know鈥
Tim Executive menciptakan Program Express to Impact melalui rangkaian kegiatan edukatif dan aplikatif yang dikemas dalam tiga seri utama. Di antaranya adalah Get to Know Digital Finance in Business yang berfokus pada lokakarya terkait pemahaman dasar-dasar pencatatan keuangan modern, pengelolaan arus kas, hingga pemanfaatan teknologi keuangan (fintech). Adapun program Get to Know Social Media for Business, yakni sesi yang berfokus pada optimalisasi media sosial sebagai pilar pemasaran digital produk sehingga peserta dapat memahami cara membangun identitas merek dan menyusun konten promosi yang relevan di era digital.
Upaya dalam memberikan pemahaman diversifikasi produk pun diberikan oleh tim kepada peserta, dengan menghadirkan workshop inovasi pangan lokal yang bernilai tambah. Dalam sesi Get To Know Olahan Ubi, peserta diperkenalkan dengan produk kreatif seperti mochi ubi dan es krim ubi sebagai alternatif pengembangan usaha berbasis bahan baku lokal.
Dampak Nyata dan Harapan Keberlanjutan
Seusai pelaksanaan program, antusiasme dan kesadaran para pelaku UMKM Opak Telo terhadap pentingnya adaptasi teknologi meningkat pesat. Peserta kini mengantongi wawasan praktis mengenai manajemen finansial yang sistematis, strategi penokohan merek di media sosial, serta peluang perluasan variasi produk yang lebih kompetitif.
Melalui program Express to Impact, tim Expressive berharap agar pengetahuan yang telah dibagikan tidak sekadar menjadi seremonial belaka, melainkan dapat diterapkan secara konsisten dalam operasional usaha sehari-hari.
鈥淪elain itu, tim berharap kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dapat terus terjalin melalui berbagai program pemberdayaan yang memberikan dampak nyata serta berkontribusi terhadap pengembangan potensi lokal secara berkelanjutan,鈥 ungkap Daphni Najwa.
Penulis: Nur Ibad Khasani
Editor: Khefti Al Mawalia





