UNAIR NEWS 鈥 Semangat ribuan mahasiswa baru memenuhi Airlangga Convention Center (ACC), Kampus MERR-C 东京热 (UNAIR), pada Senin (3/8/2026). Momentum tersebut menandai pembukaan Orientasi Mahasiswa AMERTA (Angkatan Muda Ksatria Airlangga) yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNAIR sebagai gerbang awal bagi mahasiswa baru mengenal kehidupan kampus.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNAIR, Prof Ir Mochammad Amin Alamsjah MSi PhD mengajak mahasiswa baru memaknai masa perkuliahan sebagai proses membangun karakter. Bukan semata-mata mengejar prestasi akademik. 鈥淪etiap mahasiswa memikul tanggung jawab sebagai insan akademik sekaligus bagian dari masyarakat Indonesia,鈥 ujarnya.
Integritas sebagai Fondasi
Prof Amin menjelaskan bahwa setiap mahasiswa UNAIR harus menjadikan integritas sebagai fondasi utama dalam menjalani kehidupan akademik. Baginya, ilmu pengetahuan akan memberikan manfaat apabila berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap nilai-nilai moral. Status sebagai mahasiswa merupakan amanah untuk menjaga kepercayaan masyarakat melalui sikap dan perilaku yang mencerminkan karakter seorang insan intelektual.
Selain menjaga integritas, ia juga mengingatkan pentingnya menjadi pembelajar yang menjunjung tinggi adab. Menurutnya, kehidupan akademik tidak hanya mengajarkan kemampuan berpikir kritis, tetapi juga membentuk sikap saling menghargai, menghormati dosen, teman, maupun masyarakat.

Prof Amin menilai keseimbangan antara kemampuan intelektual dan karakter menjadi kunci keberhasilan seorang mahasiswa. Penguasaan ilmu pengetahuan harus berjalan seiring dengan tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. “Mahasiswa harus seimbang, baik dari segi intelektual maupun karakter. Keduanya akan menjadi bekal penting untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” tegasnya.
Menjadi Pribadi yang Bermanfaat
Prof Amin juga menekankan bahwa kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama menjadi bekal penting bagi mahasiswa di tengah perkembangan dunia yang semakin dinamis. Menurutnya, berbagai persoalan akan lebih mudah diselesaikan apabila setiap individu mampu berkolaborasi dan membangun hubungan yang baik dengan berbagai pihak.
Ia mengajak mahasiswa memanfaatkan masa kuliah untuk mengasah kemampuan tersebut melalui organisasi, kegiatan kemahasiswaan, maupun berbagai ruang pengembangan diri yang tersedia di UNAIR. Menurutnya, pengalaman tersebut akan membentuk mahasiswa menjadi pribadi yang adaptif, mampu bekerja sama, dan siap menghadapi tantangan di tingkat nasional maupun internasional.
Pada akhir sambutannya, Prof Amin mengingatkan bahwa tujuan akhir pendidikan tinggi tidak serta-merta menghasilkan lulusan yang cerdas, tetapi juga melahirkan pribadi yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.”Jadilah mahasiswa yang mampu menghadirkan manfaat bagi orang lain. Itulah makna pendidikan yang sesungguhnya, yakni ketika ilmu yang kita miliki dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,鈥 pungkasnya.
Penulis: Maia Chaerunnisa
Editor: Yulia Rohmawati





