¶«¾©ÈÈ

¶«¾©ÈÈ Official Website

Solusi Baru Pasca Cabut Gigi: Perpaduan Selaput Ketuban Sapi dan “Secretome” untuk Mempercepat Tumbuhnya Tulang

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)

Pernahkah Anda membayangkan apa yang terjadi pada gusi setelah gigi dicabut? Seringkali, area bekas pencabutan (soket) mengalami penyusutan tulang. Jika tulang menyusut, pemasangan implan gigi di masa depan menjadi sulit dilakukan. Namun, sebuah penelitian terbaru di tahun 2026 membawa kabar gembira dari dunia rekayasa jaringan!

Para peneliti dari ¶«¾©ÈÈ dan University of Malaya menemukan bahwa kombinasi dua bahan unik—*Bovine Amniotic Membrane (BAM)* dan *Secretome*—ternyata sangat ampuh mempercepat penyembuhan tulang pada tikus Wistar yang mengalami radang gusi (periodontitis).

Apa itu BAM dan Secretome?

Mungkin terdengar asing, tapi kedua bahan ini adalah “pahlawan” dalam penyembuhan jaringan:

Bovine Amniotic Membrane (BAM): Ini adalah selaput ketuban sapi yang sudah diproses secara khusus. Fungsinya sebagai perancah (scaffold) atau tempat bernaung bagi sel-sel baru untuk tumbuh dan berkembang.

Secretome: Bayangkan ini sebagai “pesan kimia” yang dikeluarkan oleh sel punca (stem cells). Isinya adalah campuran protein, vitamin, dan faktor pertumbuhan yang memberikan instruksi pada tubuh untuk segera memperbaiki jaringan yang rusak.

Hasil Penelitian: Tim Kombo yang Tak Terkalahkan

Penelitian ini membandingkan empat kelompok: kontrol (tanpa perawatan), hanya BAM, hanya Secretome, dan kombinasi BAM-Secretome. Hasilnya luar biasa:

  1. Pabrik Tulang Lebih Aktif: Kelompok yang diberi kombinasi BAM-Secretome memiliki jumlah osteoblas (sel pembentuk tulang) yang jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok lainnya pada hari ke-7 dan ke-14.
  2. Sinyal Pertumbuhan Lebih Kuat: Ekspresi protein BMP-2—si “saklar” utama pembentuk tulang—meningkat drastis, memberikan sinyal kuat bagi tubuh untuk mulai membangun tulang baru.
  3. Rem Mencegah Kerusakan : Tubuh kita punya protein bernama RANKL yang bisa memicu pengeroposan tulang. Untungnya, kombinasi bahan ini juga meningkatkan OPG, sebuah protein yang berfungsi sebagai “rem” untuk menghalangi efek buruk RANKL tersebut.

Mekanisme Kerja di dalam Soket Gigi

Kerja sama antara BAM dan secretome dapat diibaratkan sebagai proyek pembangunan gedung yang sangat terorganisir. BAM berfungsi sebagai perancah atau struktur bangunan (scaffold) yang biokompatibel, menyediakan tempat bagi sel-sel untuk menempel dan berkembang biak. Sementara itu, secretome yang berasal dari sel punca tali pusat manusia (hUC-MSCs) bertindak sebagai manajer proyek yang mengirimkan sinyal instruksi berupa sitokin dan faktor pertumbuhan. Sinyal-sinyal ini memicu regenerasi sel, mempercepat pembentukan pembuluh darah baru (angiogenesis), dan mengatur respon imun lokal agar proses penyembuhan berjalan optimal.

Keseimbangan Pembentukan dan Penyerapan Tulang

Hal yang paling menarik dari penelitian ini adalah bagaimana kedua bahan tersebut menjaga keseimbangan ekosistem tulang. Di satu sisi, ekspresi protein BMP-2 ditingkatkan untuk memicu diferensiasi sel menjadi osteoblas (sel pembentuk tulang). Di sisi lain, mereka meningkatkan kadar OPG yang berfungsi sebagai pencegah atau “umpan” agar protein RANKL tidak mengaktifkan osteoklas (sel yang menyerap/merusak tulang) secara berlebihan. Dengan “rem” dari OPG dan “gas” dari BMP-2, proses renovasi tulang di bekas cabutan gigi menjadi jauh lebih terkontrol dan efektif.

Mengapa Ini Penting bagi Kita?

Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan BAM yang dicampur dengan Secretome menciptakan lingkungan yang sangat ideal untuk regenerasi tulang. Bagi pasien yang giginya harus dicabut karena penyakit gusi, teknologi ini di masa depan dapat:

  • Mempercepat proses penyembuhan.
  • Menjaga dimensi gusi agar tetap padat dan tidak menyusut.
  • Mempermudah prosedur pemasangan gigi palsu atau implan.

Meskipun baru diuji pada hewan, hasil ini sangat menjanjikan untuk dunia kedokteran gigi modern. Kita tinggal menunggu uji klinis lebih lanjut agar teknologi “kombo maut” ini bisa segera diaplikasikan pada manusia!

Penulis: Prof. Dr. Ernie Maduratna Setiawatie, drg., M.Kes., Sp.Perio.

Link:

*Sumber:*

Setiawatie, E. M., et al. (2026). Expression of BMP-2, OPG, RANKL, and Number of Osteoblasts After Application of Bovine Amniotic Membrane and Secretome Umbilical Cord in Wistar Rats. Nanotheranostics, 10(1), 1-10.

AKSES CEPAT