Karsinoma sel skuamosa kepala dan leher (HNSCC) adalah neoplasma ganas, berasal dari epitel mukosa rongga mulut, faring (termasuk orofaring dan hipofaring), dan laring. Data dari GLOBOCAN 2020 menunjukkan HNSCC sebagai kanker ketujuh yang paling sering terjadi di seluruh dunia, menyumbang sekitar 4,5% dari semua kanker yang didiagnosis. Sebagian besar kasus muncul sebagai kanker pada bibir dan rongga mulut dengan sekitar 380.000 kasus, diikuti oleh kanker pada laring (185.000), nasofaring (130.000), orofaring (98.000), dan hipofaring (84.000). HNSCC menyumbang 450.000 kematian akibat kanker setiap tahunnya (4,6% dari total global). Diproyeksikan bahwa pada tahun 2030, insiden HNSCC akan meningkat sebesar 30%, didorong oleh tren gaya hidup yang telah ditetapkan sebagai faktor risiko HNSCC.
Periodontitis adalah penyakit peradangan kronis yang dipicu oleh disbiotik biofilm plak gigi dan dimodifikasi oleh faktor risiko lingkungan dan genetik, yang merusak jaringan periodontium. Secara klinis periodontitis ditandai dengan perdarahan saat pemeriksaan dengan probe, kerusakan tulang alveolar, pembentukan poket periodontal, resesi gingiva, keterlibatan furkasi, kehilangan perlekatan klinis (periodontal ligament), dan mobilitas gigi, yang pada akhirnya menyebabkan kehilangan gigi. Penyakit ini tetap menjadi masalah kesehatan global. Sebuah meta-analisis terbaru (2011-2020) memperkirakan bahwa 61,6% dari yang populasi paling tua yang terdampak, dengan 23,6% menunjukkan kondisi penyakit yang parah.
Studi-studi baru telah menghasilkan semakin banyak bukti yang menunjukkan adanya hubungan antara periodontitis dan beberapa penyakit sistemik, termasuk berbagai jenis kanker. Mekanisme biologis yang diusulkan melibatkan peradangan sistemik kronis dan faktor virulensi dari patogen periodontal, yang mendorong pelepasan radikal bebas dan sitokin serta degradasi matriks ekstraseluler. Kondisi ini telah terbukti terlibat dalam karsinogenesis dan perkembangan tumor.
Meskipun semakin banyak pengakuan bahwa periodontitis merupakan faktor potensial yang berkontribusi terhadap penyakit sistemik, temuan mengenai hubungan periodontitis dengan HNSCC masih belum konsisten. Bukti observasional yang tersedia menunjukkan adanya hubungan antara periodontitis dan karsinoma sel skuamosa kepala dan leher (HNSCC). Namun, bukti yang disintesis dalam tinjauan ini tidak cukup untuk menetapkan hubungan sebab-akibat, terutama karena desain observasional dan heterogenitas metodologis dari studi yang disertakan. Secara biologis, data saat ini menunjukkan bahwa patogen periodontal dan peradangan kronis berkontribusi pada perkembangan HNSCC melalui berbagai jalur karsinogenik. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya kesehatan periodontal dan menyoroti perlunya peningkatan kesadaran di kalangan profesional dibidang kesehatan mulut, khususnya dokter gigi umum dan periodontist.
Penulis : Anis Irmawati.
Artikel ini bisa diakses di :
Revista Medica Electronica
Journal homepage:
Rev M茅d Electr贸n. 2026;48:e6987 ISSN: 1684-1824





