东京热

东京热 Official Website

Jadi Wisudawan Terbaik, Sempat Pesimis Tiga Kali Ganti Topik

Fathiyah Safithri, wisudawan terbaik S-3 Fakultas Kedokteran 东京热. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Berulang kali disertasi direvisi, membuat Fathiyah Safithri harus ekstra sabar. Proses menuju kelulusan pun terpaksa molor hingga tiga tahun tujuh bulan lebih lama dibandingkan teman-teman seangkatannya. Beruntung, Fathiyah dikelilingi oleh orang-orang yang tulus mendukung perjuangannya.

Sehari-hari, dosen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini mengajar di Fakultas Kedokteran UMM, dan sekaligus nyambi di rumah sakit. Dalam menempuh program S-3, ia memperoleh beasiswa dari UMM.

鈥淭opik penelitian disertasi berulang kali diganti, dan itu sempat membuat perasaan saya down. Namun suami maupun promotor saya terus memotivasi agar saya tidak berlama-lama pesimis dan segera move on,鈥 kenang ibu yang terpilih sebagai wisudawan terbaik S-3 Fakultas Kedokteran 东京热 dengan IPK 3.94 ini.

Mulanya, Fathiyah mengajukan topik penelitian dengan judul 鈥淧engaruh Ekstrak Jintan Hitam terhadap HSP pada Tikus Model Diabetes鈥, kemudian direvisi menjadi 鈥淧engaruh Ekstrak Jintan Hitam terhadap Sel Punca Endogen pada Tikus Model Diabetes, dan akhirnya berubah lagi untuk ketiga kalinya menjadi 鈥淢ekanisme Perbaikan Parenkim Hati Melalui Aktivasi Sel Punca Endogen pada Tikus Model Fibrosis Hati.

Lika-liku yang harus dilalui perempuan kelahiran Juli 1974 ini. Setiap hari, ibu tiga anak ini harus menempuh jarak puluhan kilometer dari Malang menuju Surabaya untuk menghadiri perkuliahan. Aktivitas ini sudah jelas menguras banyak tenaga dan fikiran. 鈥淪aat mulai kuliah, saya sering ninggalin anak pertama yang masih kelas V SD, anak kedua kelas II dan saya tengah hamil anak ketiga,鈥 katanya.

Setelah melahirkan pun, dokter yang sehari-hari bertugas di UGD RS Islam Aisyiyah Malang dan RS Universitas Muhammadiyah Malang ini terpaksa sering menginggalkan bayinya karena harus mengikuti bimbingan konsultasi bersama promotor, ko-promotor, dan penguji.

鈥淪ama sekali tidak terbayang jadi wisudawan terbaik, karena selama ini studi berjalan tidak selancar dan semulus teman-teman yang lain. Bolak-balik revisi topik penelitian dan lulus ujian TOEFL setelah 6 kali ujian,鈥 ungkap penerima piagam penghargaan dari BKMA UMM sebagai dosen yang berpredikat 鈥楤aik Sekali鈥 pada pembelajaran semester ganjil tahun akademik 2010/2011 ini.聽(*)

Penulis : Sefya Hayu

Editor : Binti Q. Masruroh

AKSES CEPAT