Tujuan
Artikel ini bertujuan memetakan perkembangan penelitian mengenai gender-based discrimination against women in workplace settings selama periode 2012鈥2024. Kajian ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan jumlah dan penyebaran penelitian, penulis yang berpengaruh, schools of thought, serta tema-tema yang paling banyak mendapat perhatian. Fokus tersebut penting karena workplace discrimination masih muncul dalam berbagai bentuk, termasuk wage disparities, biased task assignments, sexual harassment, hambatan dalam career advancement, dan keterbatasan akses perempuan terhadap posisi kepemimpinan.
Metode
Penelitian menggunakan bibliometric analysis terhadap publikasi yang terindeks dalam Scopus. Pencarian awal menghasilkan 3,478 dokumen. Setelah proses penyaringan berdasarkan kriteria publikasi, bidang ilmu, bahasa, periode penelitian, serta relevansi judul dan abstrak, sebanyak 1,511 dokumen digunakan dalam analisis akhir. Analisis dilakukan menggunakan Bibliometrix package in R dan VOSviewer untuk mengidentifikasi perkembangan publikasi, penulis dan jurnal berpengaruh, jaringan penelitian, serta perubahan tema penelitian mengenai gender-based workplace discrimination.
Hasil dan Pembahasan
Hasil penelitian menunjukkan peningkatan perhatian akademik terhadap gender-based discrimination selama periode 2012鈥2024. Pertumbuhan publikasi meningkat terutama setelah 2017 dan mencapai tingkat yang jauh lebih tinggi pada periode 2022鈥2024 dibandingkan awal periode penelitian.
Tema penelitian juga mengalami perkembangan. Pada 2012鈥2017, penelitian banyak membahas gender discrimination, leadership, gender wage gap, dan sexism. Pada periode berikutnya muncul perhatian yang lebih besar terhadap diversity, gender stereotypes, dan social justice. Tema kemudian berkembang mencakup depression, domestic workers, LGBT, Sustainable Development Goals, dan work-life balance. Pada 2023鈥2024, pembahasan semakin menonjolkan gender inequality, gender stereotypes, workplace discrimination, well-being, dan human capital.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa penelitian mengenai workplace gender discrimination bergerak dari tema-tema dasar mengenai ketidaksetaraan gender menuju persoalan yang semakin beragam dan intersectional. Namun, kajian tentang interaksi gender dengan race, class, dan migration status masih relatif kurang terwakili dalam literatur.
Implikasi
Temuan ini menunjukkan perlunya organisasi memberikan perhatian pada beberapa persoalan utama, terutama gender wage gap, representasi perempuan dalam leadership, serta kebijakan yang mendukung work-life balance dan well-being. Organisasi juga perlu memahami bahwa diskriminasi tidak hanya terjadi pada tingkat individu, tetapi dapat berkaitan dengan struktur, budaya, kebijakan, dan praktik organisasi.
Bagi penelitian selanjutnya, diperlukan perspektif yang lebih beragam, khususnya kajian dari Global South dan penelitian yang menggunakan pendekatan intersectionality. Pengembangan kajian tersebut penting agar pemahaman mengenai workplace discrimination tidak hanya didominasi oleh konteks negara tertentu.
Kesimpulan
Penelitian mengenai women and workplace discrimination berkembang pesat selama lebih dari satu dekade dan semakin melibatkan berbagai disiplin ilmu. Meskipun gender discrimination, employment discrimination, dan gender equality tetap menjadi tema utama, perhatian penelitian semakin berkembang menuju intersectionality, kesehatan, migrasi, work-life balance, dan berbagai perubahan sosial yang memengaruhi pengalaman perempuan di tempat kerja.
Temuan ini menunjukkan bahwa upaya mengatasi workplace discrimination membutuhkan perhatian tidak hanya terhadap perilaku individu, tetapi juga terhadap struktur dan praktik organisasi. Upaya tersebut relevan dengan pencapaian SDG 5: Gender Equality dan SDG 8: Decent Work and Economic Growth, serta agenda pembangunan berkelanjutan yang lebih luas.
Sumber: Ekowati, D., Sulistiawan, J., Setyawijaya, B., Safira, D. S., Sunaryo, S., Szydlo, R., & Herachwati, N. (2026). Decade of Insights: A Bibliometric Review of Women and Workplace Discrimination. Gender, Work & Organization.





