UNAIR NEWS – Pusat Akselerasi Inovasi dan Bisnis (PASINBIS) 东京热 (UNAIR) menggelar Sosialisasi Program Inkubator Bisnis bertajuk Pendaftaran Recruitment Start-Up 2026 Batch 2 sebagai langkah memperkuat ekosistem bisnis di Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (18/9/2026) di Ruang 301, Gedung Kahuripan, Kampus MERR-C UNAIR.
Sekretaris PASINBIS UNAIR, Dr Achsania Hendratmi SE MSi, mengungkapkan bahwa upaya pengembangan kewirausahaan menjadi prioritas di tingkat perguruan tinggi negeri. Selaku world class university, kegiatan tersebut menjadi langkah pertama UNAIR dalam menghasilkan embrio startup mahasiswa. 鈥淪aya pikir ini adalah langkah pertama dalam upaya pengembangan kewirausahaan di berbagai universitas Indonesia,鈥 ungkapnya.
Bangun Ekosistem Startup dari Kampus
Dr Achsania menyebut upaya tersebut berlangsung lewat berbagai tahap mulai dari tahap ideation, pra-startup, startup, hingga post startup. Pada fase startup mahasiswa mendapat pendampingan berupa pengujian prototipe, riset pasar, hingga validasi awal pada produk sebelum memasuki fase selanjutnya. 鈥淪elanjutnya, kami akan membantu dalam proses inkubasi bisnis. Biasanya dikontrak selama 1 sampai 3 tahun. Hingga saat itu, ada berbagai fasilitas seperti, bootcamp, lalu ada perjodohan bisnis, ada pendanaan di awal. Ada juga semacam bantuan untuk institusi,鈥 tuturnya.聽
Upaya pengembangan startup mahasiswa turut didukung oleh berbagai elemen di lingkungan universitas. Pada tingkat program studi dan fakultas, upaya pengembangan ditawarkan melalui mata kuliah kewirausahaan berbasis proyek guna menghasilkan prototipe dan embrio startup. Kemudian, pihak Direktorat Pendidikan akan memberi dukungan lewat penyelenggaraan pameran hasil karya mahasiswa. pada akhir, dengan Airlangga Enterprise sebagai unit terakhir yang mendorong peningkatan skala ekonomi startup dan bisnis mahasiswa. Harapannya, inergi antarelemen tersebut dapat menjaga keberlanjutan ide bisnis mahasiswa, mulai dari tahap pencetusan ide hingga pemasaran.聽
Siapkan Startup Menuju Pasar
Saat ini, PASINBIS UNAIR tengah mempertimbangkan unit-unit startup yang memiliki potensi dan kontribusi bagi universitas. Sementara ini, sebanyak lima startup sudah terhubung dengan Airlangga Enterprise sebagai bagian dari upaya pengembangan kewirausahaan.聽
Dari 144 unit startup yang aktif, sebesar 103 unit telah mendapatkan pendanaan. Beberapa bisnis rintisan mahasiswa tersebut juga sukses melahirkan produk, melakukan riset pasar, serta mencapai target penjualan awal sebagai bentuk validasi pasar. 鈥淪ejalan dengan amanah Pak Rektor, kalau bisa, pemiliknya juga dapat menghasilkan berbagai startup besar yang tidak hanya lolos, tetapi memberikan kontribusi langsung ke industri, baik itu dalam bentuk kepemilikan saham, dividen, atau dengan mekanisme convertible,鈥 pungkasnya.
Penulis: Amelia Farah Putri I.
Editor: Ragil Kukuh Imanto





