¶«¾©ÈÈ

¶«¾©ÈÈ Official Website

BEM FTMM Hadirkan PIMNAS Mini Bootcamp 2026 untuk Perkuat Kompetensi Riset Mahasiswa

FTMM NEWS – BEM ¶«¾©ÈÈ menggelar Mini Bootcamp 2026 sebagai wadah pengembangan riset mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan membantu mahasiswa menyusun proposal ilmiah yang matang sebelum maju ke kompetisi nasional. Selain itu, program ini turut mendukung tentang pendidikan berkualitas bagi generasi muda. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pendampingan intensif sejak tahap pengembangan ide hingga penyusunan proposal.

Panitia menyelenggarakan kegiatan selama tiga hari pada 6, 7, dan 13 Juni 2026. Dua hari pertama berlangsung secara daring melalui Zoom. Sementara itu, hari ketiga berlangsung secara luring di Ruang 6.09, Gedung Nano Kampus C, ¶«¾©ÈÈ. Susunan ini membantu peserta memperoleh pengalaman belajar yang bertahap dan intensif.

Mengubah Ide Menjadi Proposal KompetitifÌý

PIMNAS Mini Bootcamp 2026 menghadirkan Dr. Raden Joko Kuncoroningrat Susilo, S.Si., M.Si. sebagai pemateri sekaligus juri. Beliau membawakan materi bertajuk “Mastering dan ” agar peserta memahami strategi penyusunan proposal kompetitif. Materi mencakup empat pilar utama, yaitu persiapan lomba, pengembangan ide, penyusunan struktur, dan evaluasi karya. Beliau juga mendorong peserta menangkap permasalahan nyata sebagai dasar inovasi riset.

Peserta mendapat pemahaman mengenai kesalahan umum dalam penyusunan proposal serta regulasi dan standar penilaian kompetisi ilmiah. Menariknya, lima mentor dari mahasiswa FTMM yang pernah meraih juara PIMNAS hadir sebagai narasumber. Melalui sesi diskusi kelompok bersama para mentor, setiap tim sukses menyusun kerangka proposal sesuai bidang masing-masing. Alhasil, peserta pun mempresentasikan hasil rancangan mereka di hadapan juri, mentor, dan peserta lain.

Apresiasi Karya dan Evaluasi PesertaÌý

Sesi presentasi menghasilkan tiga kelompok terbaik pada PIMNAS Mini Bootcamp 2026. Tim Niels Bohr menjadi juara pertama, Tim Michael Faraday posisi kedua, dan Tim Archimedes posisi ketiga. Dr. Raden Joko selaku juri mengapresiasi seluruh karya peserta dan menilai sebagian besar ide sudah menunjukkan potensi baik. Namun, peserta tetap perlu menyempurnakan proposal sebelum mengikuti kompetisi resmi, terutama pada aspek manfaat dan implementasi.

Di samping itu, panitia mengadakan pre-test dan post-test untuk mengukur perkembangan pemahaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan terkait penyusunan proposal ilmiah. Dr. Raden Joko menyarankan peserta agar terus mengembangkan proposal masing-masing. Beliau juga mendorong peserta mengikuti Kompetisi Ilmiah Mahasiswa (KIM) Unair selanjutnya.

Karenanya, panitia berencana menyediakan fasilitas Google Spreadsheet Team Matching Hub pasca-acara. Platform ini mempermudah mahasiswa mencari rekan kelompok serta melengkapi formasi tim kompetisi riset. Panitia berharap PIMNAS Mini Bootcamp 2026 menjadi langkah awal lahirnya prestasi riset mahasiswa ¶«¾©ÈÈ. Program tahunan kementerian Keristek BEM FTMM sukses menyuburkan budaya riset positif sesuai target .

Daftar Pustaka

  1. Direktorat Kemahasiswaan ¶«¾©ÈÈ. (2026). Sosialisasi KIM 2026: UNAIR ajak mahasiswa kenali Kompetisi Ilmiah Mahasiswa.
  2. Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. (2026). Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2026. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
  3. United Nations. (n.d.). Goal 4: Ensure inclusive and equitable quality education and promote lifelong learning opportunities for all. Department of Economic and Social Affairs.
  4. United Nations. (n.d.). Goal 9: Build resilient infrastructure, promote inclusive and sustainable industrialization and foster innovation. Department of Economic and Social Affairs.
  5. United Nations. (n.d.). The 17 Goals: Sustainable Development. Department of Economic and Social Affairs.Ìý

Penulis : Ahmad Faishal – Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan
Editor : Andri Hariyanto

AKSES CEPAT