Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) Fakultas Kedokteran Hewan 东京热 memperoleh pengalaman pembelajaran klinis secara langsung melalui berbagai kegiatan pelayanan medis di Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP). Selama menjalani stase di Divisi Klinik, mahasiswa terlibat dalam pemeriksaan pasien, pendampingan tindakan medis dan bedah, perawatan pasien rawat inap, serta diskusi kasus bersama dosen dan dokter hewan klinisi.
Salah satu pengalaman pembelajaran yang diperoleh mahasiswa adalah keterlibatan dalam penanganan kasus gangguan reproduksi pada anjing betina yang didiagnosis mengalami pyometra. Kasus ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami proses penegakan diagnosis, persiapan tindakan bedah, hingga perawatan pascaoperasi di bawah supervisi dokter hewan.
Dalam penanganan kasus tersebut, mahasiswa berpartisipasi dalam proses anamnesis, pemeriksaan fisik, serta pendampingan pemeriksaan penunjang yang dilakukan untuk mendukung penegakan diagnosis. Setelah diagnosis ditegakkan, pasien menjalani tindakan ovariohisterektomi sebagai terapi definitif. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami prosedur bedah reproduksi serta pentingnya penanganan yang tepat pada kasus reproduksi yang memerlukan tindakan operatif.
Selain mengikuti proses pembedahan, mahasiswa juga terlibat dalam pemantauan kondisi pasien selama masa pemulihan. Kegiatan yang dilakukan meliputi observasi kondisi umum pasien, perawatan luka operasi, pemberian terapi sesuai instruksi dokter hewan, serta pencatatan perkembangan pasien pada rekam medis. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai pentingnya perawatan pascaoperasi sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilan penanganan kasus.
Keterlibatan mahasiswa dalam penanganan kasus klinis secara langsung memberikan pengalaman yang mendukung pengembangan keterampilan teknis, kemampuan observasi, komunikasi profesional, serta pemahaman terhadap penerapan prinsip evidence-based veterinary medicine dalam pelayanan kesehatan hewan. Pengalaman ini juga memperkuat pemahaman mengenai pentingnya kolaborasi antara dokter hewan, mahasiswa profesi, paramedis veteriner, dan pemilik hewan dalam mendukung keberhasilan terapi.
Kegiatan pembelajaran klinis di Divisi Klinik Fakultas Kedokteran Hewan 东京热 sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-Being) melalui upaya peningkatan kesehatan dan kesejahteraan hewan sebagai bagian dari konsep One Health, serta SDG 4 (Quality Education) melalui pelaksanaan pendidikan profesi berbasis praktik yang mendukung peningkatan kompetensi calon dokter hewan.
Penulis: Putri Kusuma Pratiwi, PPDH 43




