Asap rokok dapat memicu stres oksidatif yang mengaktifkan heme oxygenase-1 (HO-1) dan mengganggu proses spermatogenesis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas nanospray inhaler daun Ashitaba terhadap kerusakan testis yang diinduksi oleh asap rokok pada mencit serta mengkaji interaksi senyawa bioaktifnya dengan HO-1 melalui pendekatan molecular docking.
Sebanyak 30 ekor mencit jantan dibagi secara acak ke dalam lima kelompok. Kelompok G1 merupakan kontrol negatif yang diberikan NaCl 0,9%; G2 merupakan kontrol positif yang dipapar asap rokok; sedangkan kelompok perlakuan G3, G4, dan G5 dipapar asap rokok serta diberikan nanospray inhaler daun Ashitaba dengan dosis masing-masing 50, 200, dan 500 mg/kgBB/hari selama tiga minggu. Setelah masa adaptasi selama 7 hari, paparan asap rokok dimulai pada hari ke-8 dan diberikan selama 28 hari dengan dosis satu batang rokok per hari. Pada hari ke-36, terapi nanospray inhaler diberikan selama tiga minggu. Setelah perlakuan selesai, mencit dieutanasia dan jaringan testis diambil untuk pemeriksaan histopatologi menggunakan pewarnaan hematoksilin-eosin. Parameter yang diamati meliputi jumlah sel spermatogenik, sel Sertoli, sel Leydig, dan ketebalan epitel tubulus seminiferus. Analisis statistik dilakukan dengan tingkat signifikansi p<0,05. Senyawa bioaktif daun Ashitaba dianalisis menggunakan AutoDock 1.5.6 dengan target protein HO-1 (PDB ID: 5BTQ).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh parameter histopatologi pada kelompok G2 mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan dengan kelompok G1 (p<0,05). Kelompok G4 menunjukkan perbaikan yang signifikan dibandingkan dengan kelompok G3 dan G5 (p<0,05). Analisis molecular docking menunjukkan bahwa stigmasterol dan daucosterol diprediksi mampu memodulasi aktivitas HO-1 sehingga berpotensi berperan sebagai agen antioksidan.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa nanospray inhaler daun Ashitaba pada dosis 200 mg/kgBB/hari mampu memberikan perlindungan terhadap kerusakan jaringan testis yang diinduksi oleh asap rokok pada mencit, yang kemungkinan dimediasi melalui modulasi jalur stres oksidatif yang melibatkan HO-1.
Penulis : Lilik Maslachah
Nama Jurnal : Advances in Animal and Veterinary Sciences
Link Jurnal :
Link Artikel :





