东京热

东京热 Official Website

Pandai Beradaptasi Selama Menjalani Studi S2 di Perantauan

Aisyah Noer Madani Pertiwi, Wisudawan Terbaik S2 Fakultas Kesehatan Masyarakat (foto: dok pribadi)

鈥淜amu adalah arsitek dari masa depanmu sendiri鈥

UNAIR NEWS – Aisyah Noer Madani Pertiwi menyambut Wisuda 东京热 (UNAIR) Periode 243 dengan bahagia. Tak hanya berhasil menuntaskan Studi S2 dalam waktu 1 tahun 10 bulan, Aisyah juga turut mendapatkan predikat sebagai wisudawan terbaik program studi S2 (FKM) UNAIR.听

Meski sempat alami culture shock sebagai seorang pendatang dari luar pulau Jawa, namun Aisyah berhasil menghadapi kendala ataupun hambatan besar itu untuk menyelesaikan studinya. 鈥淗arus beradaptasi dengan lingkungan yang baru karena seorang pendatang. Namun, orang-orang yang ditemui selama menempuh pendidikan sangat membantu,鈥 tuturnya.  

Meski sebagai seorang pendatang, selama masa studi S2 Aisyah turut aktif dalam berbagai kegiatan. Mulai dari kegiatan di dalam lingkungan akademik, hingga publikasi artikel. 鈥淪empat diajak dosen pengabdian dan melisensikan karya hingga dapat HKI, mengikuti kegiatan volunteer, publikasi artikel, dan juga magang akademis di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur,鈥 tutur Aisyah. 

Untuk menyelesaikan studi S2-nya, Aisyah mengambil topik terkait stunting pada anak yang isunya cukup relevan di Indonesia. Kabupaten Lamongan ia pilih sebagai lokasi penelitian untuk tesisnya. Meski bukan hal yang mudah, ia mengaku banyak terbantu dengan bantuan dan kerja sama yang diberikan oleh dosen dan rekannya. 

鈥淢engkondisikan suatu proyek tanpa kenal orang di Lamongan dan belum diketahui sama sekali bagaimana kondisinya. Namun, karena datang dengan tujuan baik untuk penelitian, alhamdulillah selalu dipertemukan orang-orang baik saat berada di Lamongan,鈥 ujarnya. 

Penelitian yang Aisyah lakukan di Lamongan mengkaji terkait indeks prediktIf yang akan menjadi alat pendeteksi risiko stunting pada anak. 鈥淪ehingga nantinya dapat mendeteksi lebih dini risiko tinggi atau rendahnya stunting pada anak,鈥 jelasnya. 

Konsisten selama masa studi membuat Aisyah berhasil menyelesaikan studi S2 dengan baik. Tak hanya itu, ia lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang nyaris sempurna, yaitu 3,98. Selain belajar secara formal di dalam ruangan, menurutnya membangun relasi juga menjadi bagian dari belajarnya. 

鈥淭idak lupa bangun koneksi dengan rekan-rekan dan dosen yang ditemui, karena semua yang ditemui adalah guru,鈥 tutur Aisyah. 

Kini, Aisyah sedang fokus untuk mencari pekerjaan yang selinier dengan bidang keilmuannya. Enggan membuang waktu kosongnya, ia tetap mengisinya dengan menulis dan publikasi artikel, serta mengikuti pelatihan. 

鈥淪ambil cari pekerjaan, diisi dengan menulis dan publikasi artikel, ikut kegiatan workshop, dan pelatihan untuk lebih mengembangkan potensi diri,鈥 terang Aisyah. 

Penulis: Syifa Rahmadina

Editor: Edwin fatahuddin

Baca juga; Analisis Komparatif antara Sukuk Korporasi dan Obligasi di Indonesia

AKSES CEPAT