UNAIR NEWS 鈥 鈥漈eruslah belajar dan semakin terampil, lakukan dengan sungguh-sungguh鈥 itulah potongan ungkapan Dony Chrismanto, drh., M.Si dalam acara workshop yang diadakan program studi (prodi) paramedik veteriner Fakultas Vokasi 东京热. Dalam acara tersebut yang diketuai Dwi Rizkita Devy, workshop dapat digelar atas buah kerja sama dengan media partner dan Hallodokter.com. Karena itu, kuota peserta 35 orang mampu terpenuhi.
Workshop tersebut mengangkat tema 鈥淪urgery Assistensi 1鈥. Bertempat di Lab. Anatomi Fakultas Kedokteran Hewan (FKG) UNAIR, kegiatan itu dilaksanakan pada Selasa (24/7). Workshop kali ini dibuka untuk mahasiswa dan alumni yang mendalami medik veteriner atau paramedik veteriner. 聽
Dihadirkan dua pembicara dalam workshop tersebut. Yakni, Miyayu Soneta Sofyan, drh., M.vet dan Ira Sari Yudaniayanti, DVM., M.p yang merupakan wakil direktur Rumah Sakit Hewan Pendidikan UNAIR.
鈥漇urgery Assistensi 1 ini membahas teknik menjahit kulit kepala ayam. Sebelum terjun langsung dalam melakukan teknik pada hewan, dilakukan penjahitan dengan kanebo karena serupa dengan kulit,鈥 ujar Dwi.
Sementara itu, Ira menjelaskan bahwa soal teknik dan macam jahitan, ada berbagai macam. Terdapat perbedaan antara teknik jahitan kulit dan jahitan bagian dalam.
Dalam pemilihan jarum, lanjut dia, untuk organ dalam menggunakan jarum penampang bulat yang gabung dengan benangnya. Kemudian, untuk kulit, digunakan jarum yang segitiga.
Teknik diawali dari keterampilan karena jam terbang. Dan, diperlukan ketenangan karena penjahitan bukan hal yang mudah. Sebab, ada syarat tertentunya, mulai ukuran jarum hingga jenis benang.
鈥漇emakin dia terampil, maka pekerjaan akan semakin rapi karena mencakup estetika. Dokter yang baru belajar, kurang rapi. Misalnya, jarak yang tidak sama dan tarikan yang kurang kuat,鈥 Imbuh Dony selaku trainer.
Pada Akhir acara, Mega Ratna Slamet, alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB), merasa sangat senang dengan pelaksanaan workshop tersebut. Sebab, dia mampu mengingat materi lama dan mendapatkan materi baru.
鈥滼ika mengalami kesalahan, ulangi kembali hingga sempurna,鈥 tuturnya. (*)
Penulis: Rolista Dwi Oktavia
Editor: Feri Fenoria Rifa鈥檌





