东京热

东京热 Official Website

Virtual Project Exhibition Perkuat Kompetensi Mahasiswa melalui Pembelajaran Berbasis Teknologi

Sesi foto bersama usai kegiatan Virtual Project Exhibition pada Kamis (25/6/2026) (Foto: Dok. FIB UNAIR)

UNAIR NEWS – Program studi Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya () 东京热 (UNAIR) menggelar Virtual Project Exhibition. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (25/6/2026) itu terselenggara sebagai implementasi mata kuliah Virtual Learning and Language Assessment (VLLA). Mata kuliah pilihan yang ditawarkan setiap tahun ini khusus untuk mahasiswa tingkat atas dengan hasil luaran berupa proyek yang dipamerkan.聽

David Segoh SS MEd PhD selaku penanggung jawab mata kuliah (PJMK), memaparkan bahwa Virtual Project Exhibition tidak sekadar kegiatan pameran. Melainkan juga kuliah tamu dengan mengundang perwakilan dari PT Molca Teknologi Nusantara sebagai pemateri. Menurutnya, kehadiran PT Molca Teknologi Nusantara dapat memberikan wawasan terkait pengaplikasian teknologi di dunia industri secara langsung.聽

鈥淛adi, untuk mendorong mereka mempresentasikan tugas daripada cuma di kelas mereka hanya presentasi biasa kami sepakat dalam bentuk pameran berupa Virtual Project Exhibition. Kami kumpulkan ketiga kelas tersebut. Kami juga mengundang PT Molca Teknologi Nusantara supaya mahasiswa bisa tahu bagaimana mengimplementasikan teknologi di dunia industri,鈥 ungkapnya.聽

Pendekatan project-based learning tersebut melahirkan luaran berupa proyek pembelajaran bahasa berbasis teknologi sebagai upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa di tengah kebutuhan dunia kerja modern. Berbagai inovasi yang dikembangkan menggunakan teknologi mutakhir seperti Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), serta Artificial Intelligent (AI).

Wawancara bersama David Segoh SS MEd PhD selaku penanggung jawab mata kuliah (PJMK) mata kuliah Virtual Learning and Language Assessment (VLLA) (Foto: Dok. FIB UNAIR)

鈥淏iasanya mata kuliah ini ditawarkan untuk semester enam ke atas, tapi terkadang semester empat sudah boleh mengambil. Tugas akhirnya itu adalah membuat sebuah proyek pembelajaran bahasa yang berbasis teknologi menggunakan teknologi terkini. Seperti Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), serta Artificial Intelligent (AI),鈥 ucap dosen di Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, FIB UNAIR tersebut.

Selain itu, proyek yang dipamerkan akan memperoleh masukan langsung dari mitra industri, yakni PT Molca Teknologi Nusantara, sebagai bentuk evaluasi terhadap inovasi yang diproduksi mahasiswa. David menjelaskan bahwa Virtual Project Exhibition tidak sebatas menjadi wadah untuk menampilkan hasil pembelajaran bahasa berbasis teknologi. Melainkan juga menjadi modal awal bagi mahasiswa program studi Bahasa dan Sastra Inggris guna membentuk lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi di era digital. Tanpa meninggalkan kompetensi utamanya yakni bahasa dan budaya.聽

鈥淢ahasiswa juga diberikan kemampuan untuk beradaptasi dengan dunia kerja saat ini. Jadi mereka tidak hanya punya kompetensi dasar di jurusannya melainkan juga bisa melampaui di bidang teknologi istilahnya begitu. Namun, tetap membawa inti utama mereka dalam bahasa. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi upaya kami dalam membentuk lulusan yang lebih mudah beradaptasi dengan dunia kerja,鈥 pungkasnya. 

Penulis: Amelia Farah P I 

Editor: Yulia Rohmawati 

AKSES CEPAT