UNAIR NEWS 鈥 Tak puas dapatkan pengalaman kefarmasian di Indonesia, 5 orang mahasiswa Fakultas Farmasi (FF) 东京热, Nurul Azizah (2015), Andharu Oktobio (2014), Eka Ratih Pravianti (2014), Nayundra Rizki (2014), dan Aulia Rahma Hanifa (2014), lolos menjadi peserta Exchange Summer Student Exchange Programme. Pertukaran pelajar itu diselenggarakan oleh International Pharmaceutical Student鈥檚 Federation (IPSF).
IPSF yang merupakan organisasi mahasiswa farmasi internasional聽 dalam penyelenggaraan exchange mempunyai beberapa bidang, yaitu community, hospital, industrial, dan research.
Dalam pertukaran pelajar itu, kelima mahasiswa dapat memilih tempat yang diinginkan. Pasalnya, karena pertukaran pejar berlangsung berbeda pada tiap negara penyelenggara tanggal, tempat, maupun durasinya. Dari proses panjang itu, negara Turki menjadi pilihan mereka.
鈥淧颈濒颈丑补苍 exchange ini ada diberbagai negara tapi kami memilih Turki sebagai negara tujuan. Karenanya kami dapat durasi exchange selama 2 minggu dari 16 Juli 鈥 27 Juli 2018鈥, jelas perwakilan delegai, Andharu.
Pengalaman selama Exchange tentu tak sembarangan bisa didapatkan. Menurutnya, sepanjang tinggal di Turki mereka berkesempatan mengikuti magang, Turkish Night, dan weekend trip yang menjadi bagian program exchange.
鈥沦补补迟 Intership kami membantu penelitian dosen di Turki. Saat Turkish Night kami dapat menikmati makanan khas Turki seperti ayran, adanan kebab, dan baklava. Tak hanya itu, tiap akhir minggu selama exchange dalam weekend trip kami pergi ke Prince Island dan Cappadocia鈥, tutur Andharu.
Menurut Andharu, selama exchange tak ada yang tidak berkesan. Karena selama kegiatan itu mereka dapat relasi, pengetahuan , dan pengalaman baru. Dari sekian banyak kesan itu ada hal paling penting yang dapat dijadikan pelajaran untuk dirinya sendiri dan lainnya yaitu Budaya di Turki.
鈥淧elajaran utama yang saya sendiri dapatkan dari sana itu Budaya. Jadi Penduduk Istanbul dalam kesehariannya sangatlah ramah, disiplin, dan menghormati orang lain鈥, ungkap Andharu.
Setelah menjalani Exchange tersebut, Andharu menjelaskan bahwa ia ingin bisa mengajak teman-teman yang lain untuk ikut juga. Pasalnya, kegiatan seperti itu sangatlah bermanfaat bagi para mahasiswa karena kegiatan dapat melatih bahasa inggris atau bahasa lain secara aktif, apalagi memang tak ada persyaratan sulit untuk dipenuhi dan dipersiapkan.
鈥淧ersyaratannya hanya Motivation Letter dan Curriculum Vitae. Tak ada yang sulit tapi yang sulit itu niat. Jadi harus punya niat untuk mengikuti kegiatan seperti ini鈥, tutur Andhara.
Penulis: Hilmi Putra Pradana
Editor: Nuri Hermawan





