UNAIR NEWS – baru saja merayakan sumpah dokter gigi dan dokter gigi spesialis, tepatnya terdapat 46 dokter gigi umum dan tiga dokter gigi spesialis. Acara ini berlangsung pada pada Senin (22/6/2026) di Auditorium Ternate, ASEEC Tower, Kampus Dharmawangsa – B UNAIR. Hal tersebut menandakan tonggak penting dalam perjalanan profesional mereka baru saja dimulai, karena mereka sekarang siap menghadapi dunia kerja dengan percaya diri.听
Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNAIR, Prof Ir Mochamad Amin Alamsjah MSi PhD memaparkan laporan bahwa Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan terkait masalah kesehatan gigi dan mulut. Di sisi lain, perkembangan teknologi kedokteran gigi berjalan sangat cepat. 鈥淜emajuan terkait digital dentistry, penggunaan artificial intelligence (AI) dalam diagnostik, teknologi pencetakan 3D untuk prostodonsia, hingga pemanfaatan teledentistry untuk memperluas akses pelayanan, telah menciptakan tatanan baru bagi kita bersama,鈥 ungkapnya.
Lebih lanjut, Ia menekankan bahwa perkembangan tersebut menuntut para dokter gigi untuk tidak hanya kompeten di bidang klinis, tetapi juga adaptif terhadap inovasi, mampu berkolaborasi lintas disiplin, serta tetap menjunjung tinggi etika profesi di tengah perubahan yang sangat dinamis. Prof Amin menegaskan UNAIR akan terus berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang unggul. 鈥淪ebagai institusi pendidikan tinggi, UNAIR akan menciptakan lulusan berintegritas dan memiliki kepedulian sosial. Kepada para lulusan, saya berpesan agar senantiasa menjaga nama baik almamater. Jadilah dokter gigi yang profesional, humanis, dan berorientasi pada keselamatan pasien,鈥 tegasnya.

Berpegang Teguh Pada Excellence With Morality
Sejalan dengan wakil rektor UNAIR, Dekan FKG UNAIR, Prof Dr Muhammad Lutfi drg MKes memberikan beberapa pesan kepada para lulusan. Ia berpesan agar lulusan mengusung nilai luhur Excellence With Morality. Prof Lutfi juga berpesan kepada lulusan untuk memiliki rasa percaya diri yang tinggi, memberikan pelayanan yang berkualitas, serta tidak berhenti belajar. Ia menilai, integritas, kepedulian, dan moralitas menjadi kunci penting profesi tersebut. 鈥淭eruslah berkarya, teruslah belajar, berani berinovasi, serta jadilah teladan yang menghadirkan manfaat bagi masyarakat,鈥 pesannya. 听
Permulaan Baru
Perwakilan Dokter Gigi Umum, drg Beffano Roziq menegaskan bahwa hari sumpah dokter gigi adalah puncak air mata dan keringat dari malam-malam yang telah dilalui. Ia menekankan bahwa keahlian ini membawa tanggung jawab baru untuk menjadi rujukan yang solutif. 鈥淜ita hari ini sudah menjadi pribadi yang baru, tugas kita bukan hanya untuk menambal maupun mencabut gigi. Namun, kita merangkai senyuman. Kita mengembalikan kepercayaan diri kepada pasien,鈥 serunya.
Penulis: Putri Andini
Editor: Ragil Kukuh Imanto





