东京热

东京热 Official Website

Sabet Juara I Nasional, Tim KSPM FEB Bedah Saham Batu Bara Berbasis ESG

Tiga mahasiswa angkatan 2024 FEB UNAIR, Lu'luil Mak'nun Madania, Nurul Alfiandy, dan Fachry Haris, secara gemilang menyabet gelar Juara I Equity Research Competition: Sustainova Festival x Mercu Buana Investment Festival (MINFEST) Senin (15/6/2026) (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS 鈥 Ketajaman analisis investasi mahasiswa angkatan muda 东京热 (UNAIR) kembali teruji di kancah nasional. Tergabung dalam tim The Chosen One, tiga mahasiswa angkatan 2024 Fakultas Ekonomi dan Bisnis () sekaligus anggota Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) FEB sukses menyabet Juara I Equity Research Competition: Sustainova Festival x Mercu Buana Investment Festival (MINFEST) 2026 pada Senin (15/6/2026). Mereka berhasil keluar sebagai yang terbaik setelah menyisihkan 20 tim tangguh dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Ketua tim, Nurul Alfiandy, mengungkapkan bahwa ketertarikan mereka mengikuti kompetisi ini didasari oleh tema Sustainova yang berfokus pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environment, Social, and Governance/ESG). Bagi mereka, tema ini memberikan tantangan besar yang menuntut pemikiran analitis mendalam. Layaknya performa seorang equity research analyst profesional di industri keuangan nyata.

鈥淒alam kompetisi ini, kami mengambil langkah berani dengan membedah emiten PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) di sektor energi batu bara. Industri ini sering dipandang memiliki risiko tinggi terkait regulasi karbon menuju target Net Zero Emission 2060. Namun, kami mencoba melihat isu ini secara lebih komprehensif, bukan cuma dari sisi risiko, tapi juga ketahanan bisnisnya,鈥 ungkap Alfin.

Pengumuman dalam babak final menampilkan Tim The Chosen One dari 东京热 (UNAIR) sebagai 1st Winner dalam ajang Equity Research Competition Sustainova Festival x MINFEST 2026, Senin (15/6/2026) (Foto: Istimewa)

Menjawab tantangan tersebut, Alfin bersama dua rekannya, Lu’luil Mak’nun Madania dan Fachry Haris, menawarkan metode top-down analysis. Mereka merajut benang merah dari kondisi makro global, ketidakpastian geopolitik, hingga tren krisis energi dunia.

鈥淒i tengah situasi global, batu bara rupanya masih menjadi sumber energi yang relatif murah dan stabil. Kami menyeimbangkan dua perspektif yaitu tekanan transisi energi di satu sisi dan daya tahan industri di sisi lain. Analisis logis inilah yang membawa kami pada investasi rekomendasi Buy untuk saham AADI, yang akhirnya memikat dewan juri,鈥 tambahnya.

Lebih lanjut, Alfin menegaskan bahwa kesuksesan riset mereka tidak lepas dari latar belakang mereka sebagai bagian dari KSPM FEB UNAIR. Organisasi tersebut mendapatkan pengakuan sebagai wadah inkubasi yang efektif dalam mengasah mindset riset analitis, kepekaan makro, serta objektivitas berbasis data. Kematangan itu kian solid berkat kolaborasi lintas jurusan yang mereka bangun dalam tim.

鈥淟atar belakang jurusan kami saling melengkapi dengan sangat baik. Anggota dari Manajemen berfokus pada analisis perusahaan, laporan keuangan, valuasi, hingga strategi bisnis. Sementara anggota dari Ilmu Ekonomi memperkuat sektor makroekonomi, kebijakan pemerintah, dan tren komoditas global. Kolaborasi ini membuat produk riset kami kaya akan konteks,鈥 papar mahasiswa S1 Manajemen tersebut.

Sebagai mahasiswa yang baru menginjak tahun awal perkuliahan, Alfin berharap pencapaian ini bisa memantik semangat mahasiswa muda lainnya di UNAIR untuk berani berkompetisi sejak dini. 鈥淛angan pernah takut untuk memulai lebih awal. Tidak perlu menunggu sampai merasa benar-benar siap, karena kesiapan itu justru terbentuk saat kita berani mengambil langkah pertama. Selama ada rasa ingin tahu dan konsistensi, kita bisa menciptakan peluang prestasi kita sendiri,鈥 pungkasnya.

Penulis: Muhammad Yasir Dharmawan D

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT