UNAIR NEWS – Beyond Excellence bukan sekadar tema, melainkan arah baru yang ingin dipercepat ¶«¾©ÈÈ (UNAIR) dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi global. Melalui Rapat Pimpinan Triwulan II bertajuk “Beyond Excellence: Akselerasi Transformasi ¶«¾©ÈÈ menuju World-Class Entrepreneurial University” di Yogyakarta pada Kamis (23/7/2026), seluruh jajaran pimpinan universitas menyatukan langkah untuk memperkuat tata kelola, mendorong inovasi, serta mengakselerasi kolaborasi demi mewujudkan UNAIR sebagai universitas berkelas dunia yang berjiwa kewirausahaan.
Rapat tersebut dihadiri oleh Rektor UNAIR Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin, Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UNAIR Prof Dr H Nursalam MNurs (Hons), para wakil rektor dan sekretaris universitas, para dekan dan wakil dekan, direktur direktorat, serta ketua pusat dan lembaga di lingkungan UNAIR. Agenda itu juga menghadirkan sharing session dari Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr Danang Sri Hadmoko SSi MSc, sebagai pengayaan perspektif dalam pengembangan institusi.
Sinergi Kepemimpinan Percepat Transformasi Institusi
Membuka agenda, Ketua MWA UNAIR Prof Nursalam menegaskan bahwa MWA memiliki peran strategis dalam menetapkan sekaligus mengawal kebijakan tridarma perguruan tinggi. Ia juga mengungkapkan peran MWA juga termasuk implementasi Rencana Strategis (Renstra) dan kebijakan akademik. Menurutnya, transformasi universitas tidak dapat berjalan optimal tanpa sinergi seluruh unsur pimpinan dalam menerjemahkan visi institusi menjadi langkah nyata.

“Kita harus mampu menyinergikan seluruh elemen yang ada. Tidak hanya pada satu bidang tertentu, tetapi bagaimana bersama-sama menciptakan lulusan yang memiliki semangat entrepreneur. Kita juga mengembangkan RSUA menjadi pusat layanan yang excellent, serta membangun norma etika akademik yang semakin baik,” ujarnya.
Prof Nursalam juga menegaskan dukungan penuh MWA terhadap kepemimpinan rektor dalam mewujudkan entrepreneurial university. Ia menilai kecepatan menjadi faktor penting dalam menghadapi persaingan global yang semakin dinamis. “Senat mendukung sepenuhnya rektor beserta seluruh programnya. Kita harus berjalan lebih cepat karena persaingan saat ini berkembang sangat pesat,” tegasnya.
Kolaborasi dan Inovasi Menuju World-Class Entrepreneurial University
Sejalan dengan semangat tersebut, Rektor UNAIR Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin menekankan pentingnya mengoptimalkan seluruh potensi institusi. Terkhusus, melalui penguatan unit bisnis sebagai salah satu pilar kemandirian perguruan tinggi negeri badan hukum (PTN-BH). Menurutnya, tren positif yang UNAIR raih saat ini merupakan hasil kerja keras dan kontribusi konsisten seluruh pimpinan serta sivitas akademika.

Prof Madyan mengibaratkan peran rektor sebagai seorang dirigen orkes simfoni yang menyatukan berbagai instrumen untuk menghasilkan harmoni terbaik. “Langkah pertama adalah mengoptimalkan unit-unit bisnis yang kita miliki, terutama yang masih belum berjalan secara efisien. Sebagai PTN-BH, kita harus mampu memperkuat kemandirian institusi,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh pimpinan memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi lain di Indonesia sekaligus meningkatkan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU). Menurutnya, ada beberapa capaian IKU yang masih perlu dioptimalkan sebagai bagian dari upaya mewujudkan World-Class Entrepreneurial University.
Perkuat Hilirisasi dengan Kolaborasi

Melengkapi agenda, sharing session oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr Danang Sri Hadmoko SSi MSc. Dr Danang membagikan pengalaman UGM dalam membangun ekosistem riset, inovasi, hilirisasi, dan penguatan sumber daya universitas. Ia juga menyoroti pentingnya membangun jejaring alumni di seluruh Indonesia sebagai mitra strategis dalam mendukung pengembangan institusi. Paparan tersebut menjadi ruang berbagi praktik baik sekaligus memperkaya perspektif pimpinan UNAIR dalam mengakselerasi transformasi menuju perguruan tinggi berkelas dunia yang inovatif dan berdaya saing.
Melalui Rapat Pimpinan Triwulan II ini, UNAIR menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola, mengembangkan ekosistem inovasi, serta memperluas kolaborasi strategis. Dengan sinergi seluruh unsur pimpinan, UNAIR optimistis dapat mempercepat transformasi menjadi universitas berkelas dunia yang tidak hanya unggul dalam tridarma, tetapi juga adaptif, mandiri, dan mampu melahirkan inovasi serta lulusan berkarakter kewirausahaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Penulis: Ragil Kukuh Imanto





