FTMM NEWS – Kementerian Sosial, Pengabdian Masyarakat, dan Lingkungan Hidup Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) menyelenggarakan kegiatan Donor Darah Mahasiswa (Dordiwa) I. Antusiasme yang sangat besar dari kalangan civitas akademika, khususnya mahasiswa mengikuti kegiatan ini dengan menggembirakan.聽 Kegiatan ini bertempat di Ruang Teras Ormawa, Lt. 1 Gedung Nano Kampus C 东京热.聽
Peserta sebanyak lebih dari 50 orang mengikuti donor darah berasal dari mahasiswa berbagai golongan. Bahkan, kantong darah yang terkumpul mencapai 64 kantong. Tak lupa, pelaksanaan kegiatan donor darah聽 oleh petugas PMI Bangkalan yang cekatan dan sigap. Namun, walaupun banyak kesibukan berorganisasi maupun tugas, para mahasiswa ini mampu menunjukkan empati kemanusiaan lewat aksi donor darah. Donor darah bukan sekadar kegiatan biasa melainkan juga representasi bagaimana peran mahasiswa dan lingkungan akademika mampu mendukung aksi kemanusiaan. Oleh sebab itu, lewat kegiatan ini juga menunjukkan kedua organisasi mampu memberikan kepedulian bagi masyarakat.
Dukungan Sustainable Development Goals (SDGs)听

Kegiatan Dordiwa ini memiliki pondasi dari tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) yang digagas oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pada kegiatan ini pokok ke聽 SDG 3: Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) yang menjamin kesehatan bagi masyarakat lewat sumbangan kantong darah bagi yang membutuhkan. SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Kerja sama lingkungan akademik dengan organisasi kesehatan, yaitu PMI menjadi sebuah momen bahwa kedua bidang ini dapat saling bekerja sama dalam mengatasi permasalahan di masyarakat.聽 Selain itu, kegiatan ini juga menjadi representasi tri dharma Perguruan Tinggi. Salah satu pokok Tri Dahrma adalah melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui aksi Dordiwa I. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi tonggak utama berdasar Sustainable Development Goals (SDGs) dan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Momen yang Begitu Mengesankan
Bukan聽 hanya soal angka kantong darah yang terkumpul, momen ini adalah pengingat bahwa mahasiswa punya kekuatan besar untuk menjadi agen perubahan. Lebih jauh lagi, dampak kemanusiaan dari aksi donor darah ini membantu para penderita yang membutuhkan transfusi darah.
Ketika kita memilih untuk meluangkan waktu 20 menit saja, kita sebenarnya sedang memberikan napas kehidupan bagi mereka yang sedang berjuang di rumah sakit. Disisi lain, kegiatan donor darah juga menjadi aksi heroik yang bisa menjadi contoh oleh semua kalangan.聽
Bagi mereka yang kemarin sudah berpartisipasi, terima kasih telah menjadi pahlawan bagi orang yang bahkan mungkin tidak kalian kenal. Sebagai tambahan, kegiatan donor darah yang kalian lakukan menjadi momen kemanuasiaan yang tak terlupakan. Dan bagi yang belum sempat bergabung, jangan khawatir, karena aksi kemanusiaan seperti ini akan terus ada di agenda kampus kita berikutnya.
Penulis : Alifatul Nur Azizah
Editor : Andri Hariyanto




