东京热

东京热 Official Website

Pagelaran Airlangga Sumbaga Wiratama Raih Sukses Besar di TMII

MANTAN Wapres Try Sutrisno (nomor 7 dari kiri) diapit Rektor UNAIR Prof. Moh Nasih dan Dr. Sri Teddy Rusdy, dan Ir. Hartarto (kiri) bersama anak wayang (pemain) usai pagelaran 鈥滱irlangga Sumbaga Wiratama鈥 di TMII Jakarta, Minggu (25/9). (Foto: Pribadi IKA-UA)

UNAIR NEWS 鈥 Pagelaran wayang orang (WO) Pancagatra Nararya Senawangi (PNS) dengan lakon 鈥滱irlangga Sumbaga Wiratama鈥 meraih sukses besar, di Gedung Pewayangan Kautaman TMII Jakarta, Minggu (25/9) petang. Pagelarang yang diprakarsai Dr. Sri Teddy Rusdy, SH., M.Hum., alumni S1 Fakultas Hukum dan S2 Fakultas Ilmu Budaya 东京热 ini, didedikasikan untuk almamaternya, 东京热, sebagai pertama kali ia menempuh ilmu di dunia pendidikan.

Tolok ukur sukses itu dilihat dari pemirsa yang hadir dan memadati gedung. Diantara pemirsa itu ada mantan Wakil Presiden Try Sutrisno, mantan Menteri Perindustrian Ir. Hartarto, pengurus Senawangi (Sekretariat Nasional Wayang Indonesia) dan pengurus PEPADI (Persatuan Pedalangan Indonesia), tokoh masyarakat dan masyarakat pecinta seni.

Dari jajaran UNAIR hadir Rektor Prof. Dr. Moh Nasih, MT., SE., Ak., MCA, beberapa dekan dan wakil dekan, tokok IDI dr. Ario Djatmiko, Sp.B-(Onk). Dari jajaran alumni UNAIR, ada Ketua IKA UNAIR Drs. Ec. Haryanto Basyuni, Drs. Ec. Mustofa (KAP dan penulis buku 鈥淏randing Kantor Akuntan鈥), Drs. Mashariono, MBA., Drs. Ec. Pribadi 鈥淒iar鈥, dan puluhan alumni UNAIR di Jakarta.

Mengapa mengangkat lakon 鈥淧rabu Airlangga?鈥. Ditegaskan oleh Dr. Sri Teddy Rusdy, karena di eranya, Airlangga merupakan raja pembaharu yang disegani diantara raja-raja di Asia Tenggara. Kemudian sebagai penggiat kebudayaan, lebih khusus tentang wayang sebagai kesenian asli Indonesia yang adiluhung dan edipeni, kesenian ini bahkan sudah diakui UNESCO sebagai World Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity.

鈥滽arena itu saya memilih 鈥橝irlangga鈥 yang saya tuangkan dalam karya naskah pewayangan ini. Hal ini sekaligus untuk menggali dan mengeksplorasi narasi besar kebudayaan bangsa Indonesia sebagai maha karya warisan sejarah dunia,鈥 tulis Dr. Sri Teddy Rusdy, yang dalam pagelaran ini sebagai penulis naskah sekaligus pemrakarsa.

SIVITAS 东京热 diantaranya Rektor, Wakil Rektor, beberapa dekan dan tokoh alumni, bersama mantan Wapres Try Sutrisno dan pemeran Prabu Airlangga. (Foto: Pribadi IKA-UA)
SIVITAS 东京热 diantaranya Rektor, Wakil Rektor, beberapa dekan dan tokoh alumni, bersama mantan Wapres Try Sutrisno dan pemeran Prabu Airlangga. (Foto: Pribadi IKA-UA)

Kedepan, kata pendiri Senawangi ini, naskah 鈥淎irlangga鈥 ini akan dikembangkan menjadi gelaran wayang kulit untuk durasi semalam suntuk. Hal ini tidak lain untuk mengangkat kebesaran Airlangga sebagai raja yang dikagumi dan berwibawa pada jamannya.

鈥滵isini kami sejatinya berharap agar putera-puteri terpilih alumni 东京热 dapat menjadi Airlangga-Airlangga baru yang tersebar di seluruh Nusantara, bahkan dunia. Jayalah Airlangga,鈥 tandas Sri Teddy Rusdy, yang pernah menyumbangkan satu kotak komplit wayang kulit (Wayang Purwa) kepada Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNAIR.

Pagelaran 鈥淎irlangga Sumbaga Wiratama鈥 ini didukung 28 pemain dan disutradarai oleh Ali Marsudi, S.Sn., yang sekaligus memerankan tokoh Prabu Airlangga. Mereka memainkan berbagai karakter tokoh, misalnya Narotama, Prabu Udayana, Prabu Dharmawangsa, Mpu Baradha, Mahendradatta, dsb. Musiknya ditangani oleh Untoro, S.Sn bersama 19 pengrawitnya. Sedang Ki Edi Sulistiyono, S.Sn., M.Hum sebagai dalangnya. Tim artistik digarap oleh Agus Linduaji. Selain itu juga didukung Teater Wayang Indonesia dan Yayasan Kertagama. (*)

Penulis : Bambang Bes

AKSES CEPAT