东京热

东京热 Official Website

Momen Bahagia di Pulau Raas, Bayi ke-101 Lahir di RS Kapal Ksatria Airlangga

Momen operasi persalinan bayi ke-101 RSKKA, Jumat (17/7/2026) (Foto: Tim Media RSKKA)

UNAIR NEWS 鈥 Rasa bahagia mewarnai misi bakti kesehatan Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga (). Di tengah keterbatasan akses medis dan gelombang laut yang mengiringi, tim dokter RSKKA berhasil melakukan operasi persalinan bayi laki-laki ke-101 dengan selamat. Proses persalinan tersebut berlangsung penuh haru di atas kapal rumah sakit yang bersandar di Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Jumat (17/7/2026).

Dokter yang melakukan tindakan operasi persalinan, Alif Firdaus Wafa menuturkan bahwa mulanya pasien akan dirujuk ke Sumenep, sebab ini bukan kasus darurat mendadak di lokasi. 鈥淣amun, kendala ekonomi yang sangat berat membuat keluarga pasien sama sekali tidak mampu jika harus dirujuk ke daratan darat Sumenep. Jika tidak segera dibantu di kapal, pasien berisiko tinggi terpaksa melahirkan di dukun beranak,鈥 ujar Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi RSKKA itu.

Proses persalinan dilakukan melalui prosedur operasi Sectio Caesarea. Prosedur operasi tersebut dilakukan pada pasien rujukan lokal yang mengalami kondisi kehamilan post-date dan BSC yang berasal dari Pulau Putri, salah satu pulau di sekitar gugusan Pulau Raas.

Menghadapi situasi krusial tersebut, tim dokter spesialis obsgyn, anestesi, dan perawat bedah RSKKA memutuskan untuk mengambil langkah medis terukur dengan melakukan operasi sesar langsung di fasilitas kamar operasi kapal. Prosedur pembedahan berlangsung dengan sangat lancar tanpa komplikasi berarti.

Mobilisasi pasien persalinan dari kapal ke ambulans menuju puskesmas (Foto: Tim Media RSKKA)

Usai semua prosedur dijalankan, bayi yang mendapatkan julukan 鈥淎nak Kapal鈥 itu lahir dalam kondisi sehat dan stabil. Kelahiran bayi tersebut sekaligus menandai pencapaian ke-101 persalinan sepanjang pelayaran RSKKA arungi pulau-pulau terluar Indonesia.

Orang tua bayi, Ahmad Rasidin mengucapkan rasa syukurnya yang mendalam. Ia turut menyampaikan terima kasih kepada RSKKA atas upaya yang dilakukan untuk membantu persalinan sang istri.

Alhamdulillah, terima kasih banyak atas pelayanan Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga. Pelayanannya sangat bagus, baik, dan sempurna. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan HCML dan Konsulat Jenderal Australia,鈥 ujarnya.

Momen haru lainnya terjadi saat mobilisasi pasien usai operasi terlaksana. Para relawan mengangkat pasien dari ruang operasi kapal menuju darat dan membawanya ke Puskesmas Raas dengan ambulans. Sebuah kejadian yang sangat mudah ditemui di kota besar, tapi di kepulauan, operasi seperti ini sangatlah berharga. 

Keberhasilan misi medis di Pulau Raas ini merupakan wujud nyata kolaborasi multisektoral antara Yayasan Ksatria Medika Airlangga, 东京热. Para mitra strategis seperti Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) dan Pemerintah Australia melalui Konsulat Jenderal Australia juga memberikan dukungan penuh untuk misi tersebut. Demikian halnya Kemenkes RI, IDI, BPJS Kesehatan, OneMed, RSUD Dr. Soetomo, Aperindo, Pelindo, dan Pemerintah Kabupaten Sumenep.聽聽

Kehadiran RSKKA di kawasan kepulauan Madura membuktikan bahwa keadilan akses pelayanan kesehatan dan tindakan medis spesialistik dapat terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Bahkan hingga di pelosok kepulauan.

Penulis: Yulia Rohmawati, Tim RSKKA

AKSES CEPAT