UNAIR NEWS 鈥 Sebagai wujud implementasi pembelajaran sekaligus kontribusi kepada masyarakat, mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik () 东京热 (UNAIR) melaksanakan Praktik Kuliah Lapangan (PKL) pada Program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya, pada Selasa (2/6/2026).
Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah kecamatan, Kelompok Kerja (Pokja) PKK, peserta SOTH, hingga mahasiswa. Rangkaian kegiatan meliputi Focus Group Discussion (FGD) serta sesi edukasi. Melalui kegiatan tersebut, peserta berdiskusi mengenai berbagai isu keluarga, pola pengasuhan anak, hingga pemenuhan gizi sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Peran Mahasiswa dalam Program SOTH
Dosen Administrasi Publik, Muhammad Dzulfikar Al Ghofiqi SAP MKP, menjelaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan program publik berbasis masyarakat, termasuk SOTH. Menurutnya, mahasiswa tidak sekadar hadir sebagai peserta pembelajaran, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang mampu memberikan kontribusi melalui pendekatan akademik.
鈥淢ahasiswa berkontribusi sebagai mitra masyarakat yang membantu memahami dan memberikan masukan terhadap pelaksanaan program SOTH. Mereka dapat mengidentifikasi tantangan dan praktik baik di lapangan sekaligus mendukung penguatan program melalui gagasan dan rekomendasi yang konstruktif,鈥 ujarnya.
Ia menambahkan bahwa PKL menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memahami implementasi program publik secara langsung. Sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat. 鈥淧KL menjadi ruang pembelajaran sekaligus wujud kontribusi nyata perguruan tinggi kepada masyarakat,鈥 jelasnya.
Penguatan Kapasitas Keluarga melalui Edukasi Pengasuhan
Selain mengikuti sesi FGD, mahasiswa juga berperan sebagai pemateri dalam kegiatan edukasi pengembangan kapasitas keluarga. Salah satu mahasiswa pemateri, Zaskia Darojah, menekankan pentingnya konsep diri positif bagi orang tua dalam membangun pola pengasuhan yang sehat dan berkualitas.

Menurutnya, pengasuhan yang baik harus menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan anak, menerapkan komunikasi yang positif, memberikan keteladanan, serta melibatkan anak dalam berbagai aktivitas sesuai usianya. 鈥淧engasuhan yang baik menjadi fondasi penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,鈥 ujar Zaskia.
Zaskia turut memberikan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi anak. 鈥淢enu harian anak perlu mencakup karbohidrat, protein, sayur, dan buah untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal,鈥 jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pola pengasuhan dan pemenuhan gizi anak. Harapannya, pengetahuan tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu mendukung terciptanya keluarga yang lebih sehat, berkualitas, dan berdaya dalam mencegah stunting sejak dini.
Penulis: Maia Chaerunnisa
Editor: Yulia Rohmawati





