Banyak sistem di dunia nyata bersifat dinamis, di mana hubungan antar entitas berubah seiring waktu. Dengan konsep-konsep fundamental seperti titik dan sisi, bersama dengan berbagai jenis graf, teori ini memungkinkan kita untuk memahami struktur dan pola dalam kerangka kerja yang kompleks. Teori graf menyediakan alat dan visualisasi yang ampuh untuk memodelkan dan menganalisis berbagai hubungan di berbagai bidang, mulai dari ilmu komputer hingga biologi dan rekayasa sosial. Meskipun tantangan masih ada, terutama dengan graf yang besar atau dinamis, kemajuan dalam algoritma dan teknologi komputasi terus meningkatkan kemampuan kita untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan graf secara lebih efisien. Oleh karena itu, teori graf tetap menjadi bidang penelitian dan aplikasi praktis yang penting dan relevan.
Misalkan adalah graf terhubung berordo
dengan himpunan titik
dan himpunan sisi
. Jalur terpendek antara titik
dan
di
diwakili oleh notasi
, yang menunjukkan jarak antara keduanya. Misalkan
adalah himpunan titik pada graf
yang anggotanya telah ditentukan. Representasi titik
ke
yang dilambangkan
di
adalah pasangan terurut
tupel,
. Himpunan
disebut himpunan lokasi di
jika
maka
untuk setiap
Himpunan lokasi yang memiliki kardinalitas minimum disebut basis graf
. Dimensi metrik graf
, yang dilambangkan dengan
adalah kardinalitas basis graf
Himpunan S disebut himpunan dominasi jika untuk setiap bertetangga dengan minimal salah satu titik di
. Gabungan konsep himpunan dominasi dan himpunan lokasi disebut dimensi metrik dominasi.
Diberikan graf terhubung 饾惡. Himpunan bagian terurut disebut himpunan lokasi dominasi dari graf 饾惡 jika 饾憡 merupakan himpunan lokasi dan himpunan dominasi graf 饾惡. Himpunan lokasi dominasi dengan kardinalitas minimal disebut basis dominasi dari graf 饾惡. Banyaknya titik pada basis dominasi disebut dimensi metrik dominasi dari graf 饾惡 yang dinotasikan dengan 饾惙饾憫饾憱饾憵(饾惡). Studi tentang dimensi metrik telah banyak dikembangkan, baik dari segi konsep maupun penerapannya pada hasil operasi graf.
Penelitian ini berfokus pada pencarian dimensi metrik dominasi dari graf hasil kali akar yang dibentuk dari graf terhubung dan barisan
Misalkan
adalah graf terhubung berorde
dan
adalah barisan
graf berakar
. Graf hasil kali akar
diperoleh dari graf
,
dengan mengidentifikasi (menempel) titik akar
dengan titik ke
dari graf
.
Hasil dari penelitian ini adalah diperoleh dimensi metrik dominasi graf hasil kali akar dengan barisan
berupa barisan graf bintang sama dengan total dimensi metrik dominasi dari
di mana
. Diperoleh juga dimensi metrik dominasi graf hasil kali akar
dengan barisan
berupa barisan graf lengkap sama dengan jumlah dimensi metrik dominasi dari
dikurangi satu,
.
Penulis: Nenik Estuningsih
Artikel lengkap dapat diakses melalui laman :





