UNAIR NEWS – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNAIR menggandeng Ikatan Alumni (IKA) FISIP UNAIR dalam penyelenggaran Career Preparation Week (CPW) 2.0. Program kerja Kementerian Keilmuan dan Pengembangan Karier ini berfokus pada Human Resource Development (HRD) Practical Bootcamp sebagai bekal mahasiswa. Kegiatan ini terselenggara pada Senin (22/06) di Ruang Adi Sukadana, UNAIR.
Dalam kesempatan tersebut, M Muttaqien, SIP, MA, PhD selaku Dekan FISIP memaparkan hasil survei pelacakan alumni setiap tahun. Hasil tersebut menyebutkan beberapa alumni program studi berhasil menjalani pekerjaan sesuai dengan ilmu yang diperoleh yaitu program studi Ilmu Informasi dan Perpustakaan pada angka 35%. Pada kategori keterserapan kerja, Prodi Ilmu Hubungan Internasional dan Administrasi Publik mencatat pada angka 37% dan 34%. Untuk meningkatkan hal tersebut, kegiatan penyiapan karier pun dilakukan.

Kolaborasi Dua Program Kerja
Tania Eka Trie selaku penanggung jawab kegiatan menyebutkan bahwa CPW merupakan program kerja keberlanjutan. Pada batch pertama, panitia telah membuka pembekalan pembuatan CV dan Resume. Kemudian, pada batch kedua berfokus pada HRD Practical Bootcamp yang terbagi dalam lima sesi yaitu, pentingnya sumber daya manusia dan jenjang karir, alur rekrutmen dan penyaringan CV, administrasi personalia dan dokumentasi SDM, dasar-dasar penggajian, dan dasar hubungan industrial.
Mira Zakiah Amelia selaku PIC kedua menambahkan bahwa kolaborasi ini antara BEM FISIP dan IKA FISIP bermula dari adanya program kerja IKA FISIP UNAIR yang linear dengan persiapan kerja bagi mahasiswa. Kedua program kerja tersebut dikolaborasikan bersama, IKA FISIP UNAIR selaku pemateri dan praktisi seputar dunia HRD. Sementara itu, BEM FISIP UNAIR berperan pada aspek teknis dan penjaringan peserta.
Pendampingan dan Keberlanjutan
Untuk memastikan manfaat kegiatan, BEM FISIP dan IKA FISIP menyediakan pendampingan kepada panitia. Pendampingan tersebut berupa diskusi bersama panitia secara berkelanjutan melalui grup khusus. Hal ini mengingat keterbatasan waktu pada sesi pemaparan materi selama kegiatan berlangsung.
Selain itu, peserta akan menerima sertifikat profesional yang dapat berguna sebagai portofolio ke Badan Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikasi lanjutan ke BNSP bersifat berbayar tetapi dengan biaya yang jauh lebih rendah. Skema ini kana dapat membantu peserta memperkuat portofolio tanpa terbebani biaya.Â
Perwakilan IKA FISIP UNAIR, Ibu Teresia Monica dalam sambutan turut menyampaikan harapan agar kolaborasi antara BEM dan IKA FISIP dapat berlanjut secara komprehensif ke depannya. Ia turut menyampaikan terima kasih kepada pihak fakultas dan BEM FISIP UNAIR atas sinergi yang telah terjalin dalam pelaksanaan. Ia berharap kekompakan jajaran BEM FISIP UNAIR dapat terjaga kedepannya.
Penulis: Yongki Eka Cahya
Editor: Ragil Kukuh Imanto





