东京热

东京热 Official Website

Berawal dari KKN, Mahasiswa UNAIR Ciptakan Filter Asap Hibrida untuk UMKM

Tim Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) UNAIR (Foto: Istimewa)
Tim Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) UNAIR (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Tim Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) 东京热 (UNAIR) berhasil ciptakan solusi inovasi nyata melalui modifikasi alat filter emisi asap yang sudah banyak industri gunakan. Inovasi tersebut berpotensi menjadi solusi nyata dengan efisiensi tingkat tinggi serta harga lebih terjangkau.聽聽

Tim yang beranggotakan empat orang, yakni Tsabita Dini Priyanka dari Rekayasa Nanoteknologi, Nawra Hasnata dari Rekayasa Nanoteknologi Irma Mulazimatul Hidayah, dari Teknik Industri, serta Maria Shelina Angle dari Sistem Informasi. Tim ini berada di bawah bimbingan dari Gunawan Setia Prihandana ST MEng PhD

Inovasi Lahir Dari Pengalaman Kuliah Kerja Nyata (KKN)

Selaku ketua, Bita mengaku bahwa ide inovasi hadir melalui pengalaman KKN yang Ia dan Shelin lakukan di semester sebelumnya. Menurutnya, prototipe berskala Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tersebut bersifat hibrida. Selain memfilter asap menggunakan air, alat tersebut juga memfilter airnya agar berkelanjutan. 鈥淜ami berfokus pada mesin peleleh plastik. Saat KKN, kami melihat banyak desa mengolah plastik menjadi paving, tapi mesin pelelehnya malah menimbulkan masalah baru berupa polusi emisi asap,鈥 jelasnya.

Selain itu, tim juga memaparkan beberapa keunggulan yang inovasi mereka berikan, yakni berbentuk modular sehingga mudah untuk melepas-pasang. Selain itu, pemilihan zeolit yang sudah banyak masyarakat gunakan, sehingga sintesisnya relatif lebih mudah untuk pengembangan lebih lanjut. 鈥淪elama ini wet scrubber di industri memiliki sistem instalasi yang sangat besar. Inovasi kami hadir dengan konsep yang lebih minimalis, modular, mudah dipindahkan, mudah dibersihkan, dan pastinya jauh lebih murah karena dirancang untuk skala UMKM. Saat ini belum ada produk serupa dengan spesifikasi hibrida seperti ini untuk ukuran yang lebih kecil,鈥 papar Irma.

Cara Kerja Inovasi

Sistem ini mengawali proses dengan menyaring partikel kasar dari asap melalui pre-filter. Kemudian tetesan air dari nozzle menangkap polutan gas di dalam ruang reaksi. Selanjutnya, alat tersebut memisahkan rute gas dan air kotor untuk menjalani tahap penyaringan akhir. Terkait detail proses lanjutan tersebut, Bita menjelaskan, “Gas yang sudah bersih akan melewati filter Na A. Zeolite dan Beta Zeolite untuk meminimalisir sisa senyawa hazard seperti VOC, CO, dan SO2 sebelum dikeluarkan lewat blower, sementara air kotor disaring menggunakan adsorben Na A. Zeolite dan Na Zeolite yang dioptimasi HCl untuk menurunkan pH air agar menjadi bersih dan bisa disirkulasikan kembali,鈥 imbuh Bita.

Penulis: Putri Andini 

Editor: Ragil Kukuh Imanto

AKSES CEPAT