UNAIR NEWS 鈥 Program Bina Desa Fakultas Sains dan Teknologi () UNAIR di Desa Podokoyo, Kabupaten Pasuruan diwarnai kehadiran mahasiswa internasional melalui kolaborasi dengan Airlangga Global Engagement (AGE) pada Kamis (23/07). Sejumlah delegasi mahasiswa asing turut berpartisipasi dalam rangkaian Sosialisasi Perkebunan dan Hari Anak. Program ini menjadi bagian dari upaya Bina Desa untuk menghadirkan ruang kolaborasi lintas budaya di kegiatan sosial, ekonomi, dan pendidikan.
Mahasiswa Asing Meriahkan Hari Anak dan Sosialisasi Perkebunan
Hanum, salah satu panitia Bina Desa FST menjelaskan bahwa kehadiran mahasiswa internasional memberi warna tersendiri warga desa. 鈥淜ehadiran mahasiswa internasional diharapkan dapat memperkuat kolaborasi global, menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan multikultural, serta mendorong pertukaran wawasan antara mahasiswa lokal, mahasiswa internasional, dan masyarakat Desa鈥, ujarnya. Interaksi langsung antara anak-anak, warga desa, mahasiswa menjadi pengalaman lintas budaya yang turut menambah perspektif mahasiswa asing terhadap kehidupan desa.

Dalam kegiatan Sosialisasi Perkebunan, keterlibatan mahasiswa internasional memberikan perspektif dan pengalaman lintas budaya. Materi sosialisasi berfokus pada penguatan pemahaman warga, khususnya kelompok tani di Dusun Podokoyo Atas terhadap komoditas unggul seperti kentang, kubis, wortel, dan bawang prei sebagai penggerak ekonomi desa. Kehadiran mahasiswa asing dalam sesi ini menciptakan suasana inklusif dan multikultural.
Pada rangkaian Lomba Hari Anak tersebut, anak-anak desa setempat menyambut antusias kehadiran mahasiswa asing. Dengan konsep pendekatan interaktif dan bantuan properti pendukung, mahasiswa melakukan pengenalan profesi sebagai upaya menumbuhkan pemahaman peran pada setiap profesi dalam membangun masyarakat serta menumbuhkan semangat untuk bercita-cita tinggi. Mahasiswa internasional sendiri berharap, momen ini nantinya dapat memberikan wawasan baru mengenai kondisi pendidikan di Desa Podokoyo, khususnya di lingkungan SD Podokoyo 2.
Perkuat Kolaborasi Global yang Berkelanjutan
Harapan kedepan, kehadiran mahasiswa internasional dalam program ini akan menciptakan lingkungan belajar yang inklusi. Selain itu, mendorong pertukaran wawasan antara masyarakat Desa Podokoyo, mahasiswa internasional, dan mahasiswa lokal. Interaksi tersebut nantinya dapat meningkatkan perspektif semua pihak mengenai pentingnya kolaborasi global dan lintas budaya dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Kedepannya, keberlanjutan program akan mengarah untuk penguatan aspek internasionalisasi dengan terus melibatkan mahasiswa asing dalam pelaksanaan Bina Desa. Hal ini, sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berdampak bagi masyarakat desa.聽
Penulis: Yongki Eka Cahya
Editor: Ragil Kukuh Imanto





