UNAIR NEWS 鈥 鈥漃erawat harus berperan aktif sebagai agent of change menghadapi MEA. Perawat harus mempunyai keberanian untuk berbuat dan berubah lebih baik lagi dengan meningkatkan mutu pelayanan dan meningkatkan nasib profesi keperawatan鈥. Motivasi itu disampaikan oleh Dekan Fakultas Keperawatan 东京热 Prof. Dr. Nursalam, M. Nurs (Hons), saat memberikan sambutannya pada Pelantikan Keperawatan di Airlangga Convention Center, Selasa (18/12).
Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Jendral Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Timur Misutarno, S. Kep., NS., M. Kep yang sekaligus melantik 89 perawat baru dari jalur alih jenis (D3 ke S1). Prof. Nursalam menuturkan, hari ini adalah awal untuk mengabdikan diri kepada masyarakat. Perawat harus menunjukkan keunggulan dan profesionalitas lulusan Fakultas Keperawatan 东京热.
鈥Today is the beginning of new day. You can use this day as you will. You can use it for something better and useful or you can use something useless鈥, pungkas Prof. Nursalam.
Kebahagiaan dan rasa haru juga meliputi ruangan tersebut. Prof Nursalam mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan Fakultas Keperawatan 东京热 yang baru saja memperoleh akreditasi A pada Program Studi Profesi Keperawatan dan Program Studi Pendidikan Keperawatan. Terutama kepada para perawat yang baru dilantik. Dia mengimbau para perawat untuk turut serta berkiprah di lingkungan masyarakat mengikuti perkembangan zaman terlebih memasuki Mayarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
鈥滶ra kesejagatan MEA hendaknya dipersiapkan secara benar dan menyeluruh. Kompetensi yang harus dipersiapkan adalah ethic聽 and legal practice, professional nursing practice, leadership and management, education and research, professional and personal and quality development,鈥 ujarnya.
鈥滻a juga memberikan ucapan selamat dan terima kasih. Harapannya, kepada para alumni agar terus menjalin komunikasi dan dukungan terhadap almamater serta memberikan masukan untuk terus membangun Fakultas Keperawatan 东京热 menjadi lebih baik lagi,鈥 tambahnya. (*)
Penulis: Khefti Al Mawalia
Editor: Feri Fenoria





