东京热

东京热 Official Website

FKH Adakan Pengabdian Masyarakat Bersama Universitas dari Korea Selatan

BUPATI Kabupaten Blitar Drs. H. Rijanto, M.M., menyematkan tanda peserta program Pengabdian Masyarakat Internasional 2018 ke wilayah Kabupaten Blitar mulai Kamis (19/7) hingga Sabtu (28/7). (Foto: Istimewa)
BUPATI Kabupaten Blitar Drs. H. Rijanto, M.M., menyematkan tanda peserta program Pengabdian Masyarakat Internasional 2018 ke wilayah Kabupaten Blitar mulai Kamis (19/7) hingga Sabtu (28/7). (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS 鈥 Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) 东京热 menggelar program Pengabdian Masyarakat Internasional 2018 ke wilayah Kabupaten Blitar. Itu merupakan program kerja (proker) tahunan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKH UNAIR melalui departemen sosial masyarakat. Kali ini kegiatan itu dilangsungkan mulai Kamis (19/7) hingga Sabtu (28/7).

鈥漈ahun lalu kegiatannya di Lumajang. Tahun ini di Blitar seperti saran dari pimpinan juga. Sebab, di Blitar, tingkat populasi ternaknya cukup besar. Baik dari hewan kecil maupun besar,鈥 ujar Devi Kurniawan selaku ketua BEM.

鈥漇elain itu, banyak kasus yang terjadi seperti gangguan reproduksi, myasis, dan MCF,鈥 imbuhnya.

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Srengat, Ponggok, dan Udanawu.

Bupati Kabupaten Blitar Drs. H. Rijanto, M.M., membuka acara dengan ditandai pemukulan gong sebanyak tiga kali. Turut menyaksikan prosesi itu jajaran Dekanat FKH UNAIR sekaligus para tamu undangan.

Selanjutnya, dilakukan penyematan topi kepada perwakilan peserta secara simbolis. Di Pendopo Sasana Adhi Praja, prosesi tersebut dilanjutkan dengan penampilan tari kreasi 鈥淎ngkrok鈥 setempat.

Mengusung tema 鈥Together, Increase the Productivity and Quality of Animal Health for Better Blitar鈥, kegiatan berlingkup internasional itu diikuti empat delegasi dari Korea Selatan. Mereka terdiri atas Universitas Kangwon, Universitas Konkuk, dan Universitas Chungnam. Termasuk 6 delegasi nasional dari Universitas Nusa Tenggara Barat, 6 peserta dari PSDKU UNAIR Banyuwangi, dan 274 peserta dari FKH UNAIR.

鈥漇etiap tahun, pengmas dilakukan di tempat yang berbeda. Namun, konsepnya tetap sama. Ada sedikit perbedaan pada tahun ini, yakni adanya vaksinisasi rutin di tempat pengmas. Terutama di Kecamatan Srengat oleh dinas peternakan. Juga, terdapat laporan serta evaluasi kegiatan serempak oleh setiap peserta dari masing-masing kecamatan,鈥 jelas Devi.

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi pembekalan untuk praktik di lapangan, kesehatan hewan gratis, serta presentasi hasil kegiatan. Dalam persiapan kegiatan, Devi mengakui bahwa sempat terdapat kendala.

鈥漀amun, ini saya kira wajar. Dan, ini bukan menjadi alasan bagi kami untuk tidak menjalankan proker,鈥 katanya. (*)

Penulis: Pradita Desyanti

Editor: Feri Fenoria Rifa鈥檌

AKSES CEPAT