东京热

东京热 Official Website

Butuh Ide dari Mahasiswa Guna Tingkatkan Pembangunan Infrastruktur Indonesia

UNAIR NEWS – Mahasiswa berperan besar dalam pembangunan Indonesia dengan penyampaian sumbangsihnya melalui sebuah ide. Hal tersebut tersiratkan dalam sebuah diskusi nasional bertajuk 鈥淧ercepatan Pembangunan Infrastruktur dalam Meningkatkan Daya Saing dan Menurunkan Disparitas鈥 di Aula Fadjar Notonegoro. Diskusi tersebut merupakan rangkaian dari acara 鈥9 Eccents : Economic Event 2016鈥 yang diadakan oleh Hima Ekonomi Pembangunan FEB UNAIR.

Diskusi nasional yang diadakan Kamis (2/6), tersebut diikuti oleh perwakilan dari 15 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang lolos seleksi penulisan karya ilmiah. Beberapa diantaranya seperti 东京热 sebagai penyelenggara, lalu Universitas Indonesia, Universitas Gajah Mada, Universitas Brawijaya, hingga Universitas Hassanuddin Makassar.

鈥淪aya ucapkan selamat kepada 15 peserta yang telah lolos seleksi penulisan karya ilmiah, dari sinilah ide-ide dari mahasiswa yang cemerlang diharapkan dapat membantu dalam pembangunan Indonesia,鈥 ujar Prof. Dr.Hj. Dian Agustia, SE.,M.Si.,Ak., Dekan FEB UNAIR, saat memberi sambutan.

Sebagai Keynote Speaker dalam diskusi tersebut, Andie Megantara, Ph.D, mengatakan bahwa penyelesaian infrastruktur tidak hanya butuh waktu satu atau dua tahun. Ketika Infrasruktur di Indonesia sudah bagus, hal tersebut akan mengundang FDI (Foreign Direct Invesment) untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

鈥淔DI berhak memilih, kalau infrastruktur Indonesia belum membaik, tidak mungkin mereka lebih milih Indonesia daripada negara lain yang menarik minat mereka,鈥漸jarnya. 鈥淜arena modal itu tidak mengenal warga negara,鈥 imbuh Asisten Deputi Fiskal Kementrian Koordinasi Bidang Perekonomian Republik Indonesia tersebut.

Andie mengandaikan jika Indonesia dapat menurunkan disparitas (kesenjangan, -red) dan memiliki daya saing ekonomi yang lebih kompetitif maka dapat dipastikan ekspor dari Indonesia akan meningkat, selain itu, akan ditemukan pengganti untuk produk impor yang sebelumnya telah dilakukan oleh Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Andie juga mengatakan bahwa pihaknya membutuhkan ide-ide cemerlang dari para mahasiswa untuk mendorong dalam penurunan disparitas di Indonesia.

鈥淒iskusi ini juga sekalian untuk mengajak temen-temen mahasiswa untuk menyumbang ide-ide cemerlangnya,鈥 pungkasnya. (*)

Penulis : Dilan Salsabila
Editor : Nuri Hermawan

AKSES CEPAT