UNAIR NEWS – 东京热 (UNAIR) melalui terus mendukung pengembangan kewirausahaan mahasiswa. Sebagai bentuk dukungan tersebut, Ditmawa menggelar Bootcamp ke-3 Airlangga Young Entrepreneur (AYE) 2026 pada Sabtu (23/5/2026) di Auditorium Ternate, Gedung ASEEC Tower, Kampus Dharmawangsa B – UNAIR.
Hadir sebagai pembicara, Diana SM CT MTh selaku professional photographer dan video editing serta Vito Dwiki Jhalu Adjie SE MM selaku Area Marketing Associate Nutrifood Indonesia. Keduanya saling melengkapi dengan memaparkan fotografi produk dan strategi pemasaran bisnis.

Pentingnya Foto Produk untuk Wirausaha
Diana menekankan bahwa foto bukan sekadar elemen estetika, melainkan alat jual yang menghubungkan produk dengan pelanggan. Menurutnya, foto berperan penting menggantikan pengalaman fisik konsumen terhadap produk. 鈥淜arena pelanggan tidak bisa menyentuh produk, mencium aroma, mencoba rasa, ataupun melihat langsung kualitasnya. Fungsi foto di sini adalah sebagai pengganti pengalaman fisik,鈥 tekannya.
Lebih lanjut, Diana menjelaskan bahwa AI, gawai, dan kamera DSLR memiliki fungsi berbeda dalam fotografi. AI cocok untuk kebutuhan cepat dan sederhana, gawai cukup untuk konten harian dan pemula, sedangkan kamera DSLR berguna untuk kebutuhan profesional dan brand besar karena hasilnya lebih detail serta maksimal. 鈥淜etika kalian sudah mau membuat konten harian menggunakan gawai saja sudah cukup, tetapi kalau sudah bermain profesional, otomatis kita meninggalkan gawai dan memakai kamera profesional DSLR atau mirrorless,鈥 jelasnya.
Kunci Strategi Pemasaran
Melengkapi Diana, Vito menjelaskan bahwa strategi pemasaran menjadi kunci penting dalam pengembangan produk fast moving consumer goods (FMCG) di e-commerce. Menurutnya, pemasaran atau promosi tidak hanya perihal iklan, tetapi menjaga produk tetap muncul di hadapan pelanggan.
Vito menyebut banyak strategi pemasaran yang bisa berjalan, antara lain bundle package, buy one get one, gratis ongkir, flash sale, hingga campaign khusus seperti promo tanggal kembar dan payday. Selain itu, perusahaan perlu memanfaatkan SEO marketplace, digital ads, serta kolaborasi dengan influencer untuk meningkatkan traffic dan penjualan produk. 鈥淪ekarang advertising itu lebih efisien, lebih targetif, dan lebih berdampak. Bagaimana kita bisa memaintain setiap campaign yang kita lakukan agar orang-orang di sekitar kita bisa menjadi calon customer,鈥 imbuhnya.
Ia juga menekankan pentingnya kualitas konten dan konsistensi promosi dalam meningkatkan konversi penjualan. Menurutnya, deskripsi produk, foto berkualitas tinggi, rating, hingga call to action memiliki pengaruh besar terhadap keputusan konsumen di marketplace. Vito menilai penggunaan AI secara berlebihan dalam foto produk justru dapat mengurangi kepercayaan pelanggan karena hasil visual sering kali tidak sesuai dengan produk asli. 鈥淪ekarang banyak sekali yang menggunakan AI, usahakan untuk menguranginya. Orang-orang sekarang sudah banyak yang merasa tidak terhubung antara produk aslinya dengan gambaran yang ia buat online,鈥 pesannya.
Penulis: Putri Andini
Editor: Ragil Kukuh Imanto





