东京热

东京热 Official Website

Angkat Isu Hidden Hunger, Tim Kesehatan Masyarakat FIKKIA Sabet Juara I Nasional

Tim mahasiswa Kesehatan Masyarakat FIKKIA 东京热 peraih juara I lomba poster infografis nasional Koalisi Fortifikasi Indonesia
Tim mahasiswa Kesehatan Masyarakat FIKKIA 东京热 peraih juara I lomba poster infografis nasional Koalisi Fortifikasi Indonesia (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS 鈥 Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat UNAIR berhasil meraih Juara I Lomba Poster Infografis Koalisi Fortifikasi Indonesia (KFI). Kabar tersebut diumumkan melalui akun Instagram resmi @fortifikasi.indonesia pada Selasa (21/4/2026). Sementara itu, kegiatan awarding ceremony terlaksana di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat pada Minggu (24/5/2026). Tim yang terdiri dari Muhammad Hisyam (KESMAS 2024), Faradiva Husna Azizah (KESMAS 2023), dan Muhammad Ridwan (KESMAS 2022) itu mengangkat isu hidden hunger atau kelaparan tersembunyi.

Hisyam selaku ketua tim mengungkapkan bahwa ketiganya memiliki ketertarikan yang sama terhadap isu gizi masyarakat. Sehingga kompetisi tersebut menjadi kesempatan untuk mengimplementasikan ilmu yang telah mereka pelajari selama perkuliahan. 鈥淎da tema menarik, yaitu pangan fortifikasi untuk mengatasi kurang gizi di wilayah rentan rawan pangan,鈥 ujar Hisyam.

Tim Hisyam mengangkat isu hidden hunger atau kelaparan tersembunyi yang masih menjadi tantangan di Indonesia. Hidden hunger merupakan kondisi ketika seseorang mengalami kekurangan zat gizi mikro meskipun kebutuhan makan sehari-hari terlihat tercukupi. Kondisi tersebut berkontribusi terhadap tingginya angka stunting dan anemia, khususnya di wilayah rentan rawan pangan.

Melalui poster infografis yang mereka buat, tim menjelaskan bahwa fortifikasi pangan dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Fortifikasi pangan dilakukan dengan menambahkan zat gizi mikro ke dalam bahan pangan agar kualitas gizi masyarakat meningkat secara lebih merata.

Beberapa contoh pangan fortifikasi dalam poster antara lain beras fortifikasi, garam beryodium, minyak dengan tambahan vitamin A, serta tepung terigu yang kaya akan zat besi dan asam folat. Selain itu, poster tersebut juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan edukasi gizi dan memperhatikan periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

鈥淜ami berharap informasi yang kami sampaikan melalui poster dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang,鈥 jelasnya.

Hisyam menuturkan bahwa mengikuti perlombaan menjadi salah satu cara bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengukur kapasitas diri dalam lingkungan yang lebih kompetitif. Menurutnya, pengalaman selama mengikuti kompetisi memberikan banyak pembelajaran. Mulai dari pengolahan ide hingga penyampaian informasi yang efektif kepada masyarakat.

Selain fokus pada isi materi, tim juga berusaha menyajikan desain infografis yang mudah dipahami agar pesan mengenai hidden hunger dan fortifikasi pangan dapat masyarakat terima. Mereka berharap karya tersebut mampu mendukung keberlanjutan upaya peningkatan gizi di Indonesia.

Di akhir wawancara, Hisyam turut mengajak mahasiswa lain untuk tidak ragu mencoba berbagai kesempatan dan terus mengembangkan potensi diri melalui kompetisi maupun kegiatan positif lainnya.

鈥淢engikuti perlombaan penting untuk mengembangkan diri, terus belajar, berkembang, dan mengukur kemampuan di tingkat yang lebih kompetitif,鈥 pungkasnya.

Penulis: Dheva Yudistira Maulana

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT