UNAIR NEWS – Lembaga Pengembangan Jurnal, Publikasi, dan Hak Kekayaan Intelektual () 东京热 bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual () Kementerian Hukum Republik Indonesia menyerahkan sertifikat paten granted kepada para inventor dalam rangkaian seminar Impactful HKI Holder: Apresiasi Pemegang HKI dan Penguatan Kompetensi Paten pada Senin (29/6/2026). Kegiatan ini bertempat di Aula Bima Suci, Gedung Airlangga Convention Center, Kampus C 东京热. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap para peneliti yang berhasil memperoleh perlindungan hukum atas hasil invensinya.
Apresiasi bagi 16 Inventor
Sebanyak 16 inventor menerima sertifikat paten granted atas inovasi di berbagai bidang, mulai dari kesehatan, farmasi, pangan, teknik, hingga teknologi lingkungan. Penerima penghargaan tersebut antara lain Dr Meity Ardiana dr Sp.JP(K) FIHA melalui invensi Kandang Paparan Asap Rokok pada Tikus. Dr Anna Sudjansertarini dr SpAnKIC MARS dengan Metode Nanonisasi Ekstrak Daun Kratom (Mitragyna speciosa). Prof Rr Retno Widyowati SSi Apt MPharm atas Komposisi Lilin Aromaterapi Berbahan Dasar Minyak Atsiri Buah Adas. Serta Dr Siti Khaerunnisa MSi melalui Formula Minuman Cair Berbasis Terong Belanda (Solanum betaceum) beserta metode pembuatannya.
Apresiasi juga diberikan kepada Prof Dr Annis Catur Adi Ir MSi yang berhasil memperoleh tiga paten sekaligus, yakni proses pembuatan nanokalsium alami dari tepung tulang ikan lele, formulasi biskuit berbasis ikan lele sebagai sumber protein, serta formulasi biskuit sandwich berbahan ikan lele yang diperkaya pala, black garlic, dan probiotik. Selain itu, Ratri Maya Sitalaksmi drg SpPros MKes PhD menerima sertifikat atas invensi sediaan antijamur pembersih gigi tiruan. Dr Erwin Dyah Nawawinetu, MKes atas alat ukur tingkat kelelahan kerja. Serta Dr Anise Proboningrat, SKH drh MSi melalui metode pembuatan nanopartikel termodifikasi folat sebagai pembawa resveratrol dan hesperetin.
Selanjutnya, penghargaan kepada Prof. Ferry Efendi, SKep Ns MSc PhD melalui perangkat pendeteksi keton dan denyut nadi untuk estimasi parameter metabolik non-invasif. Dr Samirah SSi Apt SpFRS dengan komposisi bone graft alendronat untuk perbaikan defek tulang. Prof Dr Juni Ekowati Apt MSi atas komposisi sabun padat artisan berbasis kulit ari kakao sebagai antioksidan dan antibakteri. Aji Akbar Firdaus ST MT melalui dudukan kamera 360 derajat yang stabil dan dapat dilepas untuk pesawat nirawak. Yoga Uta Nugraha, ST MT dengan pak baterai berfungsi ganda untuk pengisian daya. Andi Hamim Zaidan MSi PhD melalui alat pengukuran klorofil-a di air menggunakan teknik optis. Prof Dr Ir Sri Hidanah MS dengan pakan komplit berbahan feed additive nano ekstrak meniran untuk meningkatkan produksi dan imunitas kambing serta domba. Serta Prastika Krisma Jiwanti, SSi MScEng PhD melalui metode biosintesis nanopartikel nikel oksida menggunakan ekstrak akar bajakah.
Komitmen Mendorong Hilirisasi Riset
Beragam invensi yang memperoleh paten granted tersebut menunjukkan luasnya kontribusi sivitas akademika 东京热 dalam menghasilkan inovasi yang aplikatif dan berdampak bagi masyarakat. Mulai dari pengembangan alat kesehatan, formulasi pangan fungsional, teknologi farmasi, perangkat teknik, hingga inovasi di bidang peternakan dan lingkungan, seluruhnya mencerminkan komitmen 东京热 dalam mendorong hilirisasi hasil riset.
Melalui pemberian sertifikat paten granted, LPJPHKI 东京热 bersama DJKI berharap semakin banyak peneliti yang terdorong untuk melindungi hasil invensinya. Selain itu, sekaligus memperkuat budaya inovasi di lingkungan perguruan tinggi. Penghargaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem kekayaan intelektual. Upaya tersebut yang mampu mendukung daya saing riset Indonesia di tingkat global.
Penulis: Nikita Aulia
Editor: Ragil Kukuh Imanto





