UNAIR NEWS – Keinginan untuk menyampaikan sebuah isu yang dekat dengan kehidupan anak muda, khususnya dunia pendidikan membuat ketiga mahasiswa 东京热 (UNAIR) sukses menorehkan prestasi. Tim yang terdiri dari tiga mahasiswa program studi D4 Destinasi Pariwisata, yakni Muhammad Razif Arsyad, Javier Lilo Mahardika, dan Samuel Caesar Stevyanto, berhasil menyabet gelar Juara II Nasional kategori Iklan Layanan Masyarakat dalam ajang Airlangga Demography Festival pada Sabtu (19/9/2026).
Ketua tim, Razif menerangkan bahwa Airlangga Demography Festival menjadi kesempatan untuk tidak hanya berkompetisi. Melainkan juga untuk menuangkan kreativitas dan gagasan yang berdampak bagi masyarakat. Timnya ingin membuat sebuah iklan layanan masyarakat yang tidak hanya menarik secara visual. Melainkan juga relevan dengan tantangan generasi muda saat ini.聽
鈥淭eknologi kecerdasan buatan atau AI semakin mudah digunakan dalam proses belajar. Menurut kami, AI memiliki banyak manfaat dalam membantu proses pendidikan, tetapi penggunaannya juga perlu disertai kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan keterampilan lainnya. Karena itu, kami ingin mengajak generasi muda untuk memanfaatkan AI sebagai alat bantu belajar. Bukan menjadikannya sebagai pengganti kemampuan berpikir dan belajar manusia,鈥� ungkapnya.
Lebih dari Sekadar Jawaban
Razif menjelaskan bahwa mereka menggunakan pendekatan cinematic storytelling dengan menggambarkan kehidupan mahasiswa dalam menggunakan AI untuk menyelesaikan tugas. Pada awal cerita, penggunaan AI digambarkan sebagai sesuatu yang serba instan hingga membuat mahasiswa merasa ketergantungan hingga bagaimana penggunaan AI yang lebih bijak.
鈥淧esan utama yang ingin kami sampaikan adalah bahwa AI bukan musuh dalam pendidikan. AI dapat membantu meningkatkan kemampuan manusia, tetapi tidak seharusnya menggantikan proses belajar, berpikir, dan berkarya,鈥� jelasnya.
Razif menyebut bahwa tim menyelaraskan karya dengan memandang pendidikan bukan hanya sebagai persoalan akademik, tetapi sebagai fondasi dalam membentuk kualitas generasi dan pembangunan manusia. Karya ini berusaha melihat berbagai tantangan pendidikan secara lebih luas. Terutama bagaimana lingkungan pendidikan dapat mendorong potensi, kreativitas, dan kesiapan generasi muda dalam menghadapi perubahan zaman.
鈥淏agi saya, pendidikan yang berkualitas akan berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia dan pada akhirnya turut menentukan arah pembangunan Indonesia,鈥� imbuhnya.
Lebih lanjut, Razif menegaskan bahwa nilai utama terletak pada kedalaman berpikir kritis, empati, serta kolaborasi. Mereka semakin yakin bahwa untuk menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing, tidak boleh sekadar menjadi konsumen instan dari sebuah jawaban. Melainkan harus tetap mengasah proses berpikir.
鈥淛angan pernah ragu untuk mulai menyuarakan keresahan dan kepedulian kalian melalui media kreatif. Kita tidak perlu menunggu memiliki peralatan yang serba sempurna untuk menciptakan karya yang berdampak. Yang terpenting adalah kejujuran pesan, riset yang matang, dan narasi yang relatable dengan masyarakat,鈥� pesannya.
Penulis: Putri Andini
Editor: Yulia Rohmawati





