东京热

东京热 Official Website

Mahasiswa UNAIR Presentasikan Riset Repositori Digital di KPDI ke-17, Dukung Akses Pengetahuan Ilmiah聽

Yasmin Ananda Putri, mahasiswa Program Studi Ilmu Informasi dan Perpustakaan FISIP UNAIR, memaparkan riset 鈥淭XTperpus.id: Pengembangan Repositori dan Dataset Tekstual Jurnal Ilmiah Bidang Perpustakaan dan Informasi di Indonesia鈥� dalam sesi pemaparan makalah ilmiah Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) ke-17 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Agustus 2026. (Foto: Dokumentasi Yasmin Ananda Putri)
Yasmin Ananda Putri, mahasiswa Program Studi Ilmu Informasi dan Perpustakaan FISIP UNAIR, memaparkan riset 鈥淭XTperpus.id: Pengembangan Repositori dan Dataset Tekstual Jurnal Ilmiah Bidang Perpustakaan dan Informasi di Indonesia鈥� dalam sesi pemaparan makalah ilmiah Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) ke-17 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Agustus 2026. (Foto: Dokumentasi Yasmin Ananda Putri)

UNAIR NEWS – Perkembangan teknologi digital mendorong perpustakaan beradaptasi sebagai pusat informasi yang lebih terbuka dan mudah diakses. Melihat kebutuhan tersebut, mahasiswa 东京热 (UNAIR) Yasmin Ananda Putri membawa riset TXTperpus.id dalam Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) ke-17 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, 4鈥�6 Agustus 2026. Melalui penelitian tersebut, Yasmin memaparkan pengembangan repositori dan dataset tekstual jurnal ilmiah bidang perpustakaan dan informasi di Indonesia.

Yasmin, mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Informasi dan Perpustakaan , menjadi pemakalah sekaligus presenter yang menyampaikan penelitian berjudul 鈥淭XTperpus.id: Pengembangan Repositori dan Dataset Tekstual Jurnal Ilmiah Bidang Perpustakaan dan Informasi di Indonesia.鈥� Riset tersebut terpilih sebagai salah satu dari 16 makalah terbaik yang memperoleh kesempatan untuk dipresentasikan dalam KPDI ke-17.

KPDI ke-17 mengangkat tema 鈥淜esadaran, Perilaku, Interaksi dan Budaya Informasi di Era Kecerdasan Buatan鈥�. Forum tersebut membahas perkembangan perpustakaan digital, pemanfaatan kecerdasan buatan, budaya informasi, serta tantangan integritas akademik dalam penggunaan teknologi.

Yasmin Ananda Putri mengikuti rangkaian Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) ke-17 yang mempertemukan akademisi, pustakawan, peneliti, mahasiswa, dan praktisi teknologi informasi untuk membahas perkembangan perpustakaan digital di era kecerdasan buatan. (Foto: Dokumentasi Yasmin Ananda Putri)
TXTperpus.id Kelola Jejak Publikasi Ilmiah Indonesia

Melalui TXTperpus.id, penelitian ini mengembangkan repositori terbuka yang menghimpun publikasi ilmiah bidang perpustakaan dan informasi di Indonesia. Repositori tersebut memuat 75 jurnal dan 6.959 artikel yang terbit pada periode 1986鈥�2024.

Data tekstual yang terkumpul dapat mendukung berbagai kebutuhan penelitian, seperti kajian bibliometrik, text mining, analisis isi, hingga pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan. Pengembangan repositori ini turut mendukung akses terhadap pengetahuan ilmiah yang relevan dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan dan pembelajaran. Hal ini sebagaimana tercermin dalam Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang pendidikan berkualitas.

鈥淩epositori ini kami kembangkan supaya artikel-artikel ilmu perpustakaan yang berisiko sulit diakses tetap bisa dimanfaatkan untuk riset bibliometrik, text mining, hingga pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan,鈥� ujar Yasmin dalam sesi tanya jawab bersama moderator dan peserta.

Dalam sesi presentasi, Yasmin menjelaskan proses pengumpulan artikel, pengolahan data tekstual, mengembangkan bentuk repositori, manfaat TXTperpus.id bagi peneliti dan mahasiswa.

Bertukar Gagasan tentang Masa Depan Informasi Digital

KPDI ke-17 mempertemukan 281 peserta dari berbagai latar belakang. Pustakawan, akademisi, peneliti, mahasiswa, praktisi teknologi informasi, hingga pengelola repositori digital berkumpul di ajang ini.

Melalui forum tersebut, Yasmin memperoleh kesempatan untuk berdiskusi berbagai inovasi teknologi informasi. Barbagai hal tersebut mengenai inovasi layanan informasi, pengelolaan pengetahuan digital, serta peran teknologi dalam mendukung akses informasi yang berkualitas.

Keikutsertaan Yasmin dalam KPDI ke-17 menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa UNAIR dalam mengembangkan inovasi bidang informasi dan perpustakaan melalui pendekatan berbasis riset.

Penulis: Nabila Afifah Abida

Editor: Ragil Kukuh Imanto

AKSES CEPAT